Tingkatkan Kompetensi, 151 Guru PAUD Tempuh Jalur RPL Afirmasi di Unikama Malang

12 Maret 2026 21:31 12 Mar 2026 21:31

Thumbnail Tingkatkan Kompetensi, 151 Guru PAUD Tempuh Jalur RPL Afirmasi di Unikama Malang

Sebanyak 151 guru pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) siap meningkatkan kompetensinya melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Afirmasi di Universitas PGRI Kanjuruhan. (Foto: Humas Unikama)

KETIK, MALANG – Sebanyak 151 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) siap meningkatkan kompetensinya melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Afirmasi di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Kamis, 12 Maret 2026. Melalui program ini, pengalaman mengajar para guru akan diakui sebagai bagian dari proses perkuliahan.

Dalam pelaksanaannya, Unikama memastikan 151 guru tersebut tidak hanya sekadar memperoleh gelar akademik, tetapi juga benar-benar menjadi tenaga profesional yang siap mengamalkan ilmunya bagi generasi penerus bangsa.

Rektor Unikama, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si., dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara, berpesan kepada jajaran Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) serta para dosen Program Studi (Prodi) PG-PAUD agar proses pembelajaran dalam program afirmasi ini dapat berjalan optimal.

"Kita memiliki 151 guru yang setiap harinya sudah bergelut dengan anak-anak. Mereka membutuhkan bekal tambahan untuk memperkuat teori dan praktik mereka di lapangan," tegas rektor.

"Oleh karena itu, bagaimana kita menciptakan suasana pembelajaran yang baik, profesional, dan relevan menjadi kunci utama," imbuhnya.

Rektor juga menekankan pentingnya kurikulum yang aplikatif. Menurutnya, guru PAUD yang setiap hari menghadapi dinamika anak usia dini membutuhkan pendalaman materi yang mampu menjawab tantangan nyata di kelas, bukan sekadar menghafal teori.

Sejalan dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Unikama, Dr. Cicilia Ika Rahayu Nita, M.Pd, juga menyoroti pentingnya dukungan dari luar kurikulum. Ia menilai sistem pelayanan yang baik akan mendorong kolaborasi yang optimal selama proses pembelajaran berlangsung.

"Support dan dukungan dari berbagai sektor terkait sangatlah penting demi kelancaran dan suksesnya program RPL Afirmasi ini," jelasnya di hadapan para dosen.

Pernyataan tersebut merujuk pada kondisi para mahasiswa RPL yang mayoritas sudah berkeluarga serta memiliki kesibukan mengajar setiap hari. Dukungan yang dimaksud meliputi kemudahan akses administrasi, sistem pembelajaran yang fleksibel dengan menyesuaikan jadwal mengajar, pendampingan dosen secara intensif, hingga penyediaan bahan pembelajaran digital yang dapat diakses kapan saja.

Rapat koordinasi awal ini juga menjadi ajang pemetaan teknis untuk membahas secara rinci metode pembelajaran campuran (blended learning) yang memungkinkan para guru tetap dapat mengajar sambil menempuh perkuliahan.

Selain itu, mahasiswa RPL dinilai membutuhkan pola pendampingan yang berbeda dibandingkan mahasiswa reguler. Oleh karena itu, skema penugasan dosen pembimbing akademik menjadi perhatian khusus.

Dengan total 151 mahasiswa yang mengikuti program afirmasi tersebut, Unikama menunjukkan keseriusannya dalam melahirkan pendidik berkualitas.

Para peserta tidak hanya didorong untuk mengejar kuantitas lulusan, tetapi juga memastikan setiap lulusannya mampu menjadi guru profesional yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sebagai garda terdepan dalam pembentukan karakter bangsa, guru PAUD dinilai perlu dibekali pendidikan formal yang kuat sekaligus pengakuan atas pengalaman yang telah mereka miliki.

Dengan demikian, diharapkan lahir generasi pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga tangguh dalam praktik di lapangan.

Melalui koordinasi awal yang matang, Program RPL Afirmasi PG-PAUD Unikama berkomitmen mewujudkan tujuan tersebut. (*)

Tombol Google News

Tags:

Unikama Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Kampus Malang Kota Malang