Suko Widodo Terpilih Aklamasi Pimpin ISKI Jatim, Inisiasikan Perda Perilaku Berteknologi Digital

31 Januari 2026 16:49 31 Jan 2026 16:49

Thumbnail Suko Widodo Terpilih Aklamasi Pimpin ISKI Jatim, Inisiasikan Perda Perilaku Berteknologi Digital

Dr Suko Widodo (kiri) usai terpilih aklamasi menggantikan Prof Rachma Ida (kanan) sebagai Ketua ISKI periode 2026-2028 di sela muswil di Surabaya, Sabtu, 31 Januari 2026. (Foto: Fiqih Arfani/ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Dr. Suko Widodo resmi menjabat Ketua Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi (ISKI) Jawa Timur periode 2026–2028 usai terpilih aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) yang digelar di Surabaya, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam forum muswil, seluruh peserta sepakat menunjuk dosen asal Universitas Airlangga Surabaya itu sebagai ketua tanpa adanya calon lain yang diajukan.

Dalam sambutannya usai terpilih, Suko Widodo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh para pengurus dan anggota ISKI Jatim.

Ia menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi lebih aktif dan relevan dalam merespons dinamika komunikasi di berbagai sektor.

“Yang saya pikirkan ke depan adalah bagaimana ISKI Jawa Timur dapat memberikan warna dan kontribusi nyata di berbagai bidang dan sektor,” ujarnya.

Suko, sapaan akrabnya, juga menyampaikan bahwa iklim komunikasi publik saat ini menjadi keruh karena perkembangan teknologi komunikasi digital.

“Teknologi komunikasi memang banyak manfaatnya, tapi banyak juga dampak negatifnya. Karena itu ISKI harus mendorong agar iklim komunikasi tetap sehat serta produktif,” ucap dia.

ISKI, kata dia, juga akan menginisiasi Peraturan Daerah (Perda) tentang penerapan perilaku berteknologi digital.

“Jika belum memungkinkan dalam bentuk regulasi formal, ISKI mendorong pengembangan ide dan pedoman etika berdigital sebagai rujukan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan sama, Prof Rahma Ida selaku Ketua ISKI Jatim periode sebelumnya,  berterima kasih dan memohon maaf kepada anggotanya, sekaligus mendoakan kepengurusan berikutnya bakal lebih baik.

Ia juga menekankan bahwa perubahan lanskap digital menuntut organisasi profesi komunikasi untuk bersikap adaptif dan visioner.

Menurut guru besar Unair tersebut, komunikasi kini tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi penentu kepercayaan publik dan keberlanjutan institusi.

“Komunikasi hari ini menentukan apakah publik percaya atau tidak. Karena itu, ISKI harus terus membaca arah perubahan agar dapat berkontribusi secara strategis,” kata Rachmah Ida.

Sementara itu, muswil diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota ISKI Jawa Timur sekaligus bagian dari rangkaian kegiatan Communication Outlook 2026, suatu forum strategis membahas arah komunikasi publik dan korporasi di era digital.

Kegiatan ini menghadirkan akademisi, praktisi komunikasi, jurnalis, serta perwakilan humas institusi pemerintah dan korporasi. (*)

Tombol Google News

Tags:

iski Komunikasi Sarjana komunikasi digital teknologi komunikasi Unair