KETIK, JEMBER – Viral sebuah video berdurasi sekitar satu menit yang memperlihatkan penemuan bayi laki-laki di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Video tersebut menyebar luas di media sosial Instagram setelah diunggah oleh akun @infojember.
Peristiwa tersebut terjadi pada hari keempat Lebaran, Selasa, 24 Maret 2026 lalu. Kejadian penemuan bayi itu kemudian menjadi perhatian warga setempat dan pengguna media sosial.
Kapolsek Tanggul AKP Facthurrohman menjelaskan bahwa warga menemukan bayi tersebut dalam kondisi masih hidup di samping rumah warga di Dusun Krajan 1 RT 2 RW 9, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, sekitar pukul 16.15 WIB.
Bayi itu disebut pertama kali ditemukan oleh seorang anak kecil yang hendak berangkat mengaji. Anak tersebut merasa curiga saat melihat sebuah bungkusan mencurigakan di dekat rumah milik Hj. Musiana.
Anak tersebut kemudian membuka bungkusan itu dan mendapati seorang bayi laki-laki yang masih lengkap dengan ari-ari. Ia selanjutnya melaporkan temuan tersebut kepada seorang warga bernama Yuliana.
“Yang menemukan anak kecil saat hendak mengaji. Ia melihat bungkusan mencurigakan, lalu membukanya dan ternyata berisi bayi. Setelah itu, ia melaporkan kejadian tersebut kepada saksi Yuliana,” ujar Facthurrohman saat dikonfirmasi wartawan, Jumat, 27 Maret 2026.
Setelah menerima laporan, bayi tersebut langsung diamankan oleh saksi Yuliana. Bayi itu kemudian diserahkan kepada ketua RT setempat sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.
“Setelah diamankan, bayi tersebut diserahkan kepada ketua RT dan segera dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis,” lanjut Facthurrohman.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan berat sekitar 3 kilogram dan panjang sekitar 50,2 sentimeter. Kondisinya dinyatakan sehat oleh tenaga medis meski ditemukan dalam keadaan memprihatinkan.
Barang bukti berupa kain berwarna hitam yang digunakan untuk membungkus bayi telah diamankan oleh pihak kepolisian. Dari kondisi ari-ari yang masih menempel, bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan beberapa jam sebelum ditemukan.
“Bayi diperkirakan lahir sekitar pukul 11.30 WIB karena ari-arinya masih menempel. Kondisinya dalam keadaan sehat,” ungkap Facthurrohman.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna mengumpulkan petunjuk.
Polisi juga menelusuri informasi terkait dua perempuan yang diketahui sedang hamil di wilayah tersebut. Hasil sementara menunjukkan satu perempuan telah melahirkan sekitar satu bulan lalu dengan kondisi bayi sehat, sementara satu lainnya masih dalam keadaan hamil.
“Untuk sementara terdapat dua perempuan hamil di wilayah itu. Satu sudah melahirkan sekitar satu bulan lalu dan bayinya dalam kondisi sehat, sedangkan satu lainnya masih belum melahirkan. Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap orang tua bayi tersebut,” pungkasnya.
