KETIK, MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang ikut merespons upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat. Alih-alih menggunakan skema Work From Home (WFH), Pemkot Malang menganjurkan para aparatur sipil negara (ASN) untuk berangkat kerja dengan bersepeda demi menghemat BBM.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Wahyu menjelaskan hingga saat ini belum ada instruksi resmi dari pemerintah pusat terkait penerapan WFH.
Opsi berangkat kerja dengan bersepeda diambil Wahyu dengan melihat kebiasaan yang sering dilakukan oleh mayoritas ASN di lingkungan Pemkot Malang. Menurutnya, banyak ASN yang menggemari olahraga bersepeda sehingga opsi tersebut dinilai tepat untuk turut serta dalam upaya penghematan BBM.
"Kalau dari pusat tidak ada. Hanya terkait dengan beberapa hal, kita sendiri mencoba untuk bisa mengurangi dampak ini. Kita gunakan sepeda angin karena banyak teman-teman ASN senang bersepeda," ujar Wahyu, Kamis, 26 Maret 2026.
Kebijakan berangkat kerja dengan bersepeda rencananya akan diterapkan setiap hari Jumat. Mengingat pada hari tersebut, Pemkot Malang juga memiliki agenda rutin berupa senam pagi dan bersih-bersih.
"Nanti akan diberlakukan hari Jumat kita ke kantor naik sepeda, kemudian senam pagi. Setelah itu baru kita beraktivitas. Saya akan berlakukan program Jumat Bersih, sesuai dengan tagline Bapak Presiden yang asri, kita juga optimalkan di hari Jumat," lanjut Wahyu.
Rencananya, kebijakan tersebut akan segera dimulai pada Jumat besok sehingga para ASN Kota Malang dapat turut serta dalam menghemat energi.
"Iya, mulai Jumat besok kita akan berlakukan," katanya.
Wahyu juga meminta agar ASN tidak merasa terbebani dengan kebijakan tersebut. Pasalnya, bagi ASN yang tidak memiliki maupun tidak mampu menggunakan sepeda angin, dapat menggunakan opsi lain berupa transportasi publik.
"Bisa naik angkutan umum. Naik angkutan, ada Trans Jatim yang sekarang sudah melalui Balai Kota Malang, jadi bisa kita manfaatkan," tutupnya.
