Sosok Andrew Mountbatten-Windsor, Mantan Pangeran Inggris yang Sempat Ditahan Akibat Kasus Epstein

20 Februari 2026 13:52 20 Feb 2026 13:52

Thumbnail Sosok Andrew Mountbatten-Windsor, Mantan Pangeran Inggris yang Sempat Ditahan Akibat Kasus Epstein

Andrew Mountbatten-Windsor, mantan pangeran Kerajaan Inggris, sempat ditahan akibat terkait dengan Jeffrey Epstein. (Foto: The Sun)

KETIK, MALANG – Andrew Mountbatten-Windsor kembali menjadi sorotan publik internasional setelah namanya terseret dalam pengembangan kasus Jeffrey Epstein. Bahkan, putra kedua mendiang Ratu Elizabeth II ini sempat ditahan atas dugaan pembocoran dokumen rahasia.

Sosok Andrew sendiri memang bukan sosok biasa. Pria kelahiran 19 Februari 1960 ini bukan hanya pernah berstatus pangeran, tetapi juga sempat memiliki sejumlah jabatan penting di lingkungan Kerajaan Inggris.

Ia dikenal melalui karier militernya di Angkatan Laut Kerajaan Inggris serta perannya sebagai Utusan Perdagangan Internasional Inggris. Namun, citra tersebut perlahan meredup seiring mencuatnya kontroversi yang berkaitan dengan kehidupan pribadinya.

Nama Andrew mulai dikaitkan dengan Jeffrey Epstein setelah hubungan pertemanan keduanya terungkap ke publik. Epstein diketahui memiliki kedekatan dengan sejumlah tokoh elite dunia, termasuk Andrew. Ia pernah beberapa kali terlihat menghadiri pertemuan dan acara bersama Epstein.

Hubungan tersebut menuai sorotan tajam ketika Epstein terjerat kasus kejahatan seksual dan perdagangan manusia. Meski kasus Epstein telah mencuat secara luas, Andrew disebut masih menjalin komunikasi dengannya. Kedekatan inilah yang kemudian mendorong aparat penegak hukum melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dalam pengembangan kasus, penyidik mendalami dugaan bahwa Andrew pernah berbagi informasi dan dokumen tertentu kepada Epstein saat masih menjabat sebagai pejabat publik. Meski Andrew membantah melakukan pelanggaran hukum, temuan dokumen baru membuat namanya kembali disorot.

Charles III menyampaikan rasa prihatin atas situasi yang menimpa adiknya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa monarki Inggris menjunjung tinggi supremasi hukum dan akan bersikap kooperatif.

Ia memastikan keluarga kerajaan tidak akan mencampuri proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat berwenang.

Sementara itu, Andrew Mountbatten-Windsor kini terancam hukuman berat apabila terbukti menyalahgunakan dokumen negara untuk kepentingan pihak luar. Kasus ini diperkirakan akan menjadi salah satu persidangan yang paling menyita perhatian publik di Inggris sepanjang tahun 2026. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pangeran Andrew Andrew Mountbatten-Windsor jeffrey epstein Kasus Epstein Raja Charles