Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Nganjuk, Anggota DPR RI Sadarestuwati Dorong Persatuan Masyarakat

26 Januari 2026 11:01 26 Jan 2026 11:01

Thumbnail Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Nganjuk, Anggota DPR RI Sadarestuwati Dorong Persatuan Masyarakat

Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati (tengah) saat sosialisasi empat pilar kebangsaan di Yayasan Sabililah Kertosono Kabupaten Nganjuk. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Anggota DPR RI Sadarestuwati menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Yayasan Sabililah, Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur..Kegiatan ini dilaksanakan pada 27 Desember 2025.

Tujuan diselenggarakannya osialisasi ini sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat Nganjuk terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Nganjuk ini membahas pengamalan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Hal ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Nganjuk.

Foto Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati (kedua kanan) saat sosialisasi empat pilar kebangsaan di Yayasan Sabililah Kertosono Kabupaten Nganjuk. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati (kedua kanan) saat sosialisasi empat pilar kebangsaan di Yayasan Sabililah Kertosono Kabupaten Nganjuk. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

Sadarestuwati yang akrab disapa Mbak Estu menegaskan bahwa penguatan nilai kebangsaan di Nganjuk menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan membangun karakter masyarakat yang toleran, adil, serta menjunjung tinggi semangat gotong royong.

Menurut Mbak Estu, nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika di Kabupaten Nganjuk tidak cukup hanya dihafalkan, melainkan harus dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi pedoman hidup masyarakat Nganjuk, bukan sekadar slogan. Dari sanalah persatuan bangsa bisa terus terjaga,” ujar Mbak Estu.

Ia menambahkan, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh Anggota DPR RI di Nganjuk menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah dan bangsa harus dibangun di atas nilai persatuan, keadilan sosial, dan semangat gotong royong, terlebih di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Selain penguatan wawasan kebangsaan, Mbak Estu juga menyoroti pentingnya pendidikan di Kabupaten Nganjuk sebagai investasi masa depan bangsa. Melalui Program Indonesia Pintar (PIP) di Nganjuk, negara hadir membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengakses pendidikan dan tidak putus sekolah.

“Melalui PIP, negara memastikan anak-anak Nganjuk tetap bersekolah. Pendidikan adalah kunci membangun generasi yang berkarakter dan berdaya saing,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketika nilai-nilai Empat Pilar dipahami dan dihayati oleh masyarakat Kabupaten Nganjuk, persatuan dan keutuhan NKRI akan tetap terjaga.

“Empat Pilar MPR RI adalah dasar menjaga persatuan bangsa. Jika diamalkan oleh masyarakat Nganjuk, kehidupan berbangsa akan berjalan harmonis,” pungkas anggota Komisi IV DPR RI tersebut.

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Nganjuk ini merupakan bagian dari komitmen DPR RI bersama Yayasan Sabililah Nganjuk dalam mendukung pembinaan wawasan kebangsaan dan peningkatan kesadaran berbangsa di tingkat lokal (*)

Tombol Google News

Tags:

sadarestuwati DPR RI Empat Pilar Kebangsaan yayasan sabilillah nganjuk Berita Nganjuk