Solar Langka, Warga Antre Seharian di SPBU Babahrot hingga Pulang dengan Tangki Kosong

9 Januari 2026 11:16 9 Jan 2026 11:16

Thumbnail Solar Langka, Warga Antre Seharian di SPBU Babahrot hingga Pulang dengan Tangki Kosong

Warga rela antre di SPBU Babahrot dari pagi sampai malam, namun tidak mendapatkan BBM jenis solar, Kamis, 8 Januari 2025. (Foto: for Ketik)

KETIK, ACEH BARAT DAYA – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terjadi di Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Warga terpaksa mengantre berjam-jam di SPBU Babahrot, Desa Pante Cermin, bahkan hingga malam hari, namun pulang tanpa mendapatkan solar.

Pantauan di lapangan, antrean panjang kendaraan terlihat sejak Kamis pagi hingga malam (8/1/2026). Namun ironisnya, pihak SPBU tidak menyalurkan solar kepada masyarakat tanpa penjelasan yang jelas, meski antrean terus mengular.

Fahmi (40), seorang sopir angkutan, mengaku telah mengantre sejak pukul 06.20 WIB. Hingga malam hari, ia bersama hampir seratusan warga lainnya yang ikut mengantre tidak memperoleh setetes pun solar.

“Saya sudah dari pagi di sini, tapi sampai sekarang belum dapat solar,” ujar Fahmi kepada wartawan.

Ia mengungkapkan, kondisi kelangkaan solar di SPBU tersebut bukan kali ini saja terjadi. Fahmi bahkan menyoroti adanya dugaan pengisian BBM dalam jumlah tidak wajar yang kerap ia saksikan.

“Sering terlihat ada kendaraan roda empat mengisi solar dengan nilai di atas Rp1 juta. Sementara kami yang antre lama justru tidak kebagian. Untuk penyaluran jenis BBM lain lancar," katanya.

Foto Nozel BBM di SPBU Babahrot menunjukkan jumlah dinilai tidak wajar, pengisian untuk mobil penumpang roda empat jenis KIA untuk sekali jalan, Kamis, 8 Januari 2026. (Foto: for Ketik)Nozel BBM di SPBU Babahrot menunjukkan jumlah dinilai tidak wajar, pengisian untuk mobil penumpang roda empat jenis KIA untuk sekali jalan, Kamis, 8 Januari 2026. (Foto: for Ketik)

Malam ini saja, katanya, dugaan praktik curang yang diduga dilakukan pihak SPBU secara terang-terangan di depan warga. Kendaraan penumpang roda empat bisa mengisi solar mencapai nominal fantastis yaitu Rp1,5 juta.

"Mobil yang sama, jenis KIA, jumlah Rp900 ribu dan Rp600 ribu sekali jalan," bebernya.

Bukan itu saja ungkap Fahmi, oknum masyarakat diduga penimbun BBM subsidi di Babahrot dinilai meresahkan, mereka mengakali tangki mobil sehingga bisa mengisi BBM di atas jumlah kewajaran.

"Dump truk kepala bulat tahun rendah banyak juga isinya, bisa muat Rp900 ribu. Padahal tangki standar Canter isi sekitar Rp560 ribu sudah full," katanya.

Selain Fahmi, Suwandi pengendara mobil pribadi mengaku bahwa ia mendapat informasi bahwa stok BBM jenis solar di SPBJ Babahrot tersedia, namun penyaluran tidak dilakukan lantaran tidak ada operator atau petugas pengisian.

"Alasannya karena tidak ada petugas. Saya rasa ini alasan klasik yang tidak masuk akal," ucapnya.

Situasi ini memicu keresahan warga, terutama para sopir angkutan dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada solar untuk aktivitas sehari-hari. Mereka mempertanyakan transparansi penyaluran BBM subsidi di SPBU Babahrot.

Sementara itu, Manajer SPBU PT Sudima Jaya Abadi Babahrot, Musawir, pada Jumat dinihari (9/1/2026) menegaskan bahwa BBM solar tetap tersalurkan kepada masyarakat, meski mengalami keterlambatan pasokan.

“Semua tersalurkan, cuma memang BBM-nya telat masuk,” ujarnya singkat.

Menanggapi dugaan pengisian solar melebihi kapasitas tangki standar, Musawir berdalih bahwa kondisi pompa yang lamban membuat petugas melakukan pengisian untuk dua kendaraan sekaligus dalam satu waktu.

“Di lapangan memang tampak seperti itu. Biar tidak buang waktu, kita sekali ngisi dua mobil. Pengisian dari kiri dan kanan nozel, bukan untuk satu mobil,” jelasnya.

Ia juga menyebut penerapan sistem barcode justru membuat penyaluran lebih aman dan terkontrol. “Sekarang sudah barcode, jadi lebih cepat, tepat, dan aman,” tambahnya.

Warga berharap aparat berwenang dan instansi terkait segera turun tangan untuk memastikan distribusi solar berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat kecil. (*)

Tombol Google News

Tags:

BBM Aceh Barat Daya abdya solar SPBU Babahrot Solar Subsidi BBM bersubsidi