Tak Pulang Tiga Hari, Bocah di Kediri Ditemukan Tewas di Kolam Enceng Gondok

28 Februari 2026 15:56 28 Feb 2026 15:56

Thumbnail Tak Pulang Tiga Hari, Bocah di Kediri Ditemukan Tewas di Kolam Enceng Gondok

Korban saat ditemukan oleh petugas gabungan bersama warga di bekas kolam ikan yang dipenuhi tanaman enceng gondok (Foto: Polres Kediri Kota)

KETIK, KEDIRI – Seorang anak berusia lima tahun berinisial MSH warga Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri ditemukan tewas tenggelam di kolam enceng gondok tak jauh dari rumahnya, Sabtu 28 Februari 2026. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang dan tidak pulang ke rumah sejak tiga hari yang lalu.

Kapolsek Mojo Polres Kediri Kota, Iptu Mahmud Satriawan menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB di kolam bekas ikan yang dipenuhi tanaman enceng gondok dalam pencarian bersama petugas gabungan. Bekas kolam ikan itu memiliki kedalaman sekitar tiga meter.

“Pencarian dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat kepolisian dan unsur terkait dengan menyisir sejumlah titik yang dicurigai,” kata Mahmud.

Dalam pencarian dihari ketiga, petugas memfokuskan pada titik bekas kolam ikan yang tertutup tanaman enceng gondok. Mereka membersihkan tanaman enceng gondok dari daratan dengan peralatan seadanya. Saat pembersihan hampir mencapai bagian tengah, tubuh korban ditemukan mengapung.

“Korban ditemukan mengapung dalam posisi tengkurap. Korban ditemukan mengenakan kaos berwarna cokelat dan celana pendek merah tanpa alas kaki. Sebagian tubuhnya terlilit akar enceng gondok yang tumbuh lebat di permukaan air,” imbuhnya.

Warga kemudian mengevakuasi tubuh korban ke daratan serta dilakukan identifikasi jenazah oleh tim inafis Polres Kediri Kota. Dari hasil olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan medis, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak terdapat luka akibat benda tajam maupun benda tumpul yang mengarah pada tindakan penganiayaan,” ujarnya.

Petugas juga menemukan sejumlah indikasi medis yang sesuai dengan kondisi korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya. Jenazah berada dalam fase pembusukan yang diperkirakan sesuai dengan waktu hilangnya korban, yakni sekitar tiga hari.

Selain itu, kondisi kuku korban membiru serta keluarnya kotoran dari anus menjadi indikator yang lazim ditemukan pada korban meninggal akibat tenggelam. Identifikasi juga dilakukan melalui pakaian yang dikenakan korban dan dipastikan identik dengan laporan anak hilang yang sebelumnya diterima pihak kepolisian.

“Dari hasil identifikasi pakaian dan ciri-ciri fisik, dapat dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah korban yang sebelumnya dilaporkan hilang,” tambahnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Suasana haru menyelimuti lokasi penemuan saat keluarga korban menerima kepastian tersebut. Warga yang sejak awal turut membantu proses pencarian tampak ikut mengantarkan jenazah menuju rumah duka.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah membantu proses pencarian hingga korban ditemukan. Situasi selama kegiatan berlangsung aman dan kondusif,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan lingkungan sekitar aman bagi aktivitas anak-anak guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama di lingkungan yang memiliki potensi bahaya seperti kolam terbuka maupun area perairan tanpa pengamanan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Polres Kediri Kota Polsek Mojo Bocah tenggelam Kabupaten Kediri