Sekjen Kemenag Tegaskan Komitmen Sejahterakan Guru Madrasah di Jatim

7 Februari 2026 09:05 7 Feb 2026 09:05

Thumbnail Sekjen Kemenag Tegaskan Komitmen Sejahterakan Guru Madrasah di Jatim

Sekjen Kemenag RI Kamaruddin Amin berkomitmen mensejahterakan guru madrasah negeri dan swasta yang diungkapkan dalam acara seminar di UINSA, Jumat 6 Februari 2026. (Foto: Kemenag Jatim)

KETIK, SURABAYA – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) RI, Kamaruddin Amin menegaskan komitmen untuk mensejahterakan guru madrasah negeri dan swasta.

Komitmen itu ia ungkapkan ketika menghadiri acara seminar Peningkatan Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Madrasah, yang berlangsung di Amphiteater Tower Teungku Ismail Yakub, UINSA, Jumat 6 Februari 2026.

"Guru adalah bagian ekosistem terpenting dalam mata rantai pendidikan Indonesia. Kualitas pendidikan bangsa ini sangat ditentukan oleh kualitas guru," katanya.

Ia melanjutkan, pendidikan tata kelola madrasah harus berjalan seiring dengan upaya peningkatan kesejahteraan guru. Tata kelola yang baik akan menciptakan sistem pendidikan yang adil, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.

“Upaya meningkatkan kesejahteraan guru merupakan motivasi besar bagi saya dalam berkhidmat untuk umat dan bangsa melalui Kementerian Agama,” ujarnya.

Ia menceritakan pengalamannya ketika menimba ilmu di sejumlah negara dengan sistem pendidikan maju seperti Finlandia, Jepang, dan Inggris. Menurutnya tiga negara itu sistem pendidikannya maju tidak lepas dari perhatian pemerintah.

“Pendidikan di negara-negara maju berkembang pesat karena kesejahteraan gurunya sudah terjamin. Guru dihormati, dilindungi, dan diberikan dukungan penuh untuk menjalankan tugas profesionalnya,” ungkapnya.

Kesuksesan seseorang, kaya Kamaruddin, tidak pernah dicapai secara individual, melainkan kontribusi banyak pihak dengan guru sebagai aktor sentralnya.

“Kesuksesan bukan semata hasil usaha pribadi, tetapi ada campur tangan orang lain. Dalam hal ini, guru memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter, kompetensi, dan masa depan peserta didik,” jelasnya.

Ia mengakui bahwa Kementerian Agama masih menghadapi berbagai keterbatasan, namun tetap berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah produktif dan terukur dalam memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah, baik yang berstatus negeri maupun swasta. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kemenag Kemenang RI kamaruddin Amin Uinsa UINSA Surabaya guru madrasah Madrasah