KETIK, SURABAYA – Rencana pemerintah membuka peluang bagi rumah sakit asing beroperasi memantik reaksi Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
IDI Wilayah Jawa Timur menyatakan tidak mempermasalahkan keberadaan rumah sakit (RS) asing di Indonesia. Namun, organisasi profesi ini menegaskan pentingnya mengedepankan tenaga kesehatan lokal untuk tetap menjaga kedaulatan dan kualitas layanan kesehatan nasional.
Ketua IDI Jatim, dr. Sutrisno, Sp.OG(K), menyampaikan bahwa masuknya RS asing bisa menjadi pemicu perbaikan sistem dan pelayanan kesehatan di Indonesia.
"Harapan kita adalah kalau mereka (rumah sakit) bisa bekerja sama. Saya harap mereka akan menggunakan tenaga kerja yang di sini. Sehingga ada transfer ilmu yang bagus, ada transfer teknologi yang bagus," ujarnya pada Jumat, 25 Juli 2025.
Sutrisno menambahkan, Indonesia merupakan market yang besar karena memiliki penduduk 280 juta. Menurutnya hal ini menjadi daya tarik bagi rumah sakit asing untuk membuka cabang di Indonesia.
"Rumah sakit asing datang ke sini tentu dominasinya juga bisnis. Kita juga bisa melihat bahwa total market di Indonesia sangat luar biasa, makanya mereka datang ke sini dengan modal pengetahuan dan teknologi," terang Sutrisno.
Sutrisno optimistis rumah sakit domestik tak akan kalah dengan rumah sakit asing. Di era bebas seperti sekarang ini, persaingan menjadi hal yang lumrah di segala bidang.
"Kita tetap optimis bahwa bangsa kita tidak kalah dengan bangsa asing. Siapa pun dalam era yang bebas ini akan siap berkompetisi dan tentunya maju bersama," tegasnya.
Meski demikian, Sutrisno tak menampik jika masih ada kontra di masyarakat terkait rencana masuknya rumah sakit asing ke Indonesia.
"Kalau penolakan ya kita tidak menutup mata, pasti ada. Ada yang terusik, ada yang bertanya-tanya, ada yang meragukan, bahkan ada yang bingung. Itu (respons) yang sudah biasa. Tapi kembali ke hukum alam, siapa yang beradaptasi dialah yang akan bisa bertahan," pungkasnya. (*)
Rumah Sakit Asing Diizinkan Beroperasi di Indonesia, IDI Jatim Harap Tenaga Kerja Lokal Diprioritaskan
25 Juli 2025 17:18 25 Jul 2025 17:18
Ketua IDI Jatim, dr. Sutrisno, Sp.OG(K). (Foto: Shinta Miranda/Ketik)
Trend Terkini
27 Januari 2026 10:09
Dilema Kabel Semrawut, Diskominfo Sleman Pilih Diikat Rapi Ketimbang Tanam Tanah demi Hemat APBD
27 Januari 2026 16:34
Dikawal Langsung Wabup Lathifah, Kabupaten Malang Resmi Jadi Daerah Pilot Project Nasional
29 Januari 2026 21:53
Elpiji 3 Kg Bondowoso Dipastikan Aman, DPRD Bongkar Biang Kerok Kelangkaan
30 Januari 2026 15:30
Panitia Seleksi Umumkan 3 Besar JPT Pratama Brebes, Ini Daftarnya
27 Januari 2026 21:45
Status ASN Bukan Formalitas, DPRD Bondowoso Minta PPPK Dinas BSBK Naikkan Standar Kinerja
Tags:
IDI Jatim Sutrisno Ketua IDI Jatim masuknya RS Asing rumah sakit asing Ketua IDI Jatim dr SutrisnoBaca Juga:
Raih 24 Suara, Sugeng Prayitno Kembali Jabat Ketua PWI JemberBaca Juga:
Sutrisno, Eks Timses Mak Rini Daftar Cabup Blitar Lewat PDI PerjuanganBaca Juga:
IDI Jatim: 5 Tahun Mendatang Banyak Dokter PenggangguranBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
