Reboisasi Telaga Buret, DLH Tulungagung Tekankan Keseimbangan Lingkungan

15 Februari 2026 20:52 15 Feb 2026 20:52

Thumbnail Reboisasi Telaga Buret, DLH Tulungagung Tekankan Keseimbangan Lingkungan

Kegiatan reboisasi penanaman seribu pohon di Telaga Buret Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, 15 Februari 2026. (Foto: Hariya/Ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung Drs Suyanto, M.M., menghadiri kegiatan Reboisasi penanaman seribu pohon bertempat di Telaga Buret Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, 15 Februari 2026.

Kegiatan Reboisasi ini merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka HUT Ke 43 PERUMDA Air Minum "Tirta Cahya Agung' Kabupaten Tulungagung.

Suyanto.dalam membacakan amanat Bupati yang absen pada kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan penanaman pohon ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Pohon memiliki peran penting dalam menyerap karbondioksida menghasilkan oksigen, mencegah banjir dan erosi Serta menjaga kelestarian sumberdaya air," ucap Suyanto dalam membacakan sambutan Bupati Tulungagung, pada Minggu pagi 15 Februari 2026.

"Seringkali kita lupa bahwa oksigen yang kita hirup dan air bersih yang kita minum adalah hasil kerja keras alam." ujarnya.

Masih menurutnya, menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial atau menggali tanah lalu meletakkan bibit. Ini adalah bentuk investasi jangka panjang dan "tabungan" untuk anak cucu kita di masa depan.

"Saya berharap kepada seluruh seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan gerakan menanam pohon sebagai budaya bersama dilingkungan perkantoran, rumah ibadah, sekolah maupun di pekarangan masing-masing," tegasnya.

"Semoga apa yang kita harapkan hari menjadi amal kebaikan dan investasi jangka panjang bagi kita semua," pungkasnya.

Salah satu organisasi yang mengikuti agenda reboisasi di telaga Buret adalah Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Tulungagung yang dipimpin Abdul Fattah.

Ketua Forum Komunikasi Hijau (FKH) ,Karsi Nerro Soetamphrin menegaskan fungsi strategis Telaga Buret sebagai penyangga kehidupan.

"Telaga Buret terletak di desa Sawo Campurdarat kab Tulungagung Jawa Timur sebagai bagian geosite geopark Tulungagung, punya karakter unik, airnya berasal dari sistem perbukitan gamping, sehingga tak pernah mengering meski di musim kemarau," ujarnya.

"Telaga Buret dikelilingi pepohonan rindang dan tebing patahan, dengan agenda reboisasi lintas organisasi ini diharapkan sebagai salah satu upaya pelestarian lingkungan sehingga telaga Buret akan selalu lestari," tegasnya.

Khusus untuk PPDI kurang lebih 1.000 Bibit mereka tanam di area sekitar telaga Buret Sawo Campurdarat Tulungagung Jawa Timur itu.

Harapannya, semua pihak peduli terhadap Telaga Buret sebagai penyangga ekosistem. Diharapkan semua stakeholder di kabupaten Tulungagung selalu peduli dengan upaya pelestarian lingkungan hidup, salah satunya lewat gerakan penghijauan arah reboisasi pada lokasi-lokasi strategis penyangga kehidupan dan ekosistem yang menjamin ketersediaan air sebagai unsur terpenting dalam kehidupan dan kelestarian lingkungan. (*)

Tombol Google News

Tags:

reboisasi #penanamansejutapohon #dinaslingkungmhidup #perumdatirtcahyaagung #dinaaperhutani #jasatirta1 #telagaburet