KoWaTa Gelar Peringatan HPN 2026 di Tulungagung, Tekankan Profesionalisme Pers

14 Februari 2026 08:40 14 Feb 2026 08:40

Thumbnail KoWaTa Gelar Peringatan HPN 2026 di Tulungagung, Tekankan Profesionalisme Pers

Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, saat pemotongan tumpeng dan di berikan kepada Lukmandaka koordinator KoWaTa. (Foto ; Hariya/Ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Komunitas Wartawan Tulungagung (KoWaTa) memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan menyelenggarakan acara bertema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” di Pendopo Jayeng Kusumo, Tulungagung, Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang refleksi atas peran penting pers dalam menjaga kualitas informasi di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Di tengah derasnya arus informasi digital, HPN 2026 dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat komitmen jurnalis dalam menyajikan berita yang jernih dan dapat dipertanggungjawabkan. Pers tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga cermat dalam memverifikasi setiap informasi sebelum dipublikasikan.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, perwakilan Polres, perwakilan Kodim, Koordinator KoWaTa, serta komunitas dan awak media di Tulungagung.

Koordinator KoWaTa, Lukmandaka, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya peringatan HPN 2026.

Lukmandaka juga mengingatkan seluruh insan pers agar senantiasa mengedepankan kode etik jurnalistik, menjaga kredibilitas, dan menjunjung tinggi profesionalisme. Ia menegaskan pentingnya menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus berperan aktif dalam menangkal penyebaran hoaks.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa di era kecerdasan buatan dan media sosial yang mendominasi, dedikasi jurnalis untuk terjun langsung ke lapangan tetap menjadi nilai yang tidak tergantikan.

“Media harus mampu memberikan informasi yang objektif dan mencerahkan masyarakat. Sinergi antara media dan pemerintah sangat penting, karena pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan media dalam menyampaikan informasi dan sosialisasi kepada publik,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers di Tulungagung yang selama ini telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal dan mengawasi jalannya program pembangunan.

“Kami tidak alergi terhadap kritik. Silakan mengkritik, sepanjang bersifat membangun. Terima kasih kepada rekan-rekan media yang selama ini telah mengawal visi dan misi pemerintah daerah demi kemajuan Kabupaten Tulungagung,” tuturnya.

Momentum HPN 2026 ini kembali menegaskan fungsi pers sebagai penjaga batas antara opini yang tidak terverifikasi dan fakta yang telah melalui proses konfirmasi. Media juga berperan sebagai penyambung aspirasi masyarakat, terutama kelompok yang kerap terpinggirkan dalam arus informasi utama.

Pers tetap berdiri sebagai salah satu pilar demokrasi yang menjaga transparansi serta memastikan akuntabilitas berjalan di setiap lini pemerintahan. Media yang profesional dinilai menjadi fondasi bagi terbentuknya masyarakat yang kritis dan berdaya.

"Pers yang sehat adalah cermin masyarakat yang cerdas. Tanpa keberanian jurnalis untuk bertanya, kebenaran mungkin hanya akan menjadi rahasia." pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

hpn2026 #wabuptulungagujg #ahmadbaharudin #kowata HPN hari pers nasional wakil bupati tulungagung #Ahmad Baharudin