KETIK, SURABAYA – Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Bahlil Lahadalia menginstruksikan para pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jawa Timur lebih menguatkan pemilih di usia produktif menjelang Pemilihan Umum 2029 dan Pemilihan Kepala Daerah mendatang.
"Kami bicara tentang pemilu, pemilih usia 17 sampai 50 tahun itu 73 persen. Mau tidak mau Golkar harus mendekatkan diri kepada generasi-generasi ini," katanya usai Pelantikan Serentak DPD Golkar kabupaten/kota se-Jatim di JX International Surabaya pada Minggu, 15 Febuari 2026.
Agar lebih dekat, ia menambahkan pesan kepada pengurus agar tidak hanya melakukan pendekatan secara politik, melainkan diberikan ruang promosi bagi kader muda.
"Beri ruang yang cukup untuk promosi kader. Di Golkar, wakil menteri ada yang usianya 30 tahun, pimpinan komisi dan anggota DPR juga banyak anak muda," lanjutnya.
Pada kesempatan sama, ia juga menekankan pentingnya perwakilan perempuan dalam struktur partai dan parlemen. Saat ini, katanya, Golkar telah melampaui ketentuan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan 30 persen keterwakilan perempuan dalam alat kelengkapan dewan.
“Golkar tidak hanya menempatkan kader perempuan sebagai pimpinan komisi, tapi juga sebagai Wakil Ketua DPR. Ini lompatan yang lebih maju,” ucap Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam Kabinet Merah Putih tersebut.
Membahas lainnya, Bahlil juga menyinggung konsolidasi struktural di Jatim. Pelantikan serentak DPD kabupaten/kota seperti saat ini contohnya merupakan bagian dari penguatan mesin partai menghadapi kontestasi politik 2029.
“Tidak ada partai yang bisa bertahan tanpa konsolidasi. Apa yang dilakukan Golkar Jawa Timur adalah langkah strategis menuju tujuan besar partai,” turut Balil yang juga merupakan seorang pengusaha sukses tersebut . (*)
