Ketua PPDI Tulungagung di Giat Tanam Seribu Pohon: Jangan Kasih Air Mata tapi Mata Air Buat Anak Cucu Kita

15 Februari 2026 20:20 15 Feb 2026 20:20

Thumbnail Ketua PPDI Tulungagung  di Giat Tanam Seribu Pohon: Jangan Kasih Air Mata tapi Mata Air Buat Anak Cucu Kita

Ketua PPDI Tulungagung Abdul Fatah bersama Plt. Kepala PERUMDA Air Minum dan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup usai menancapkan pohon, 15 Februari 2026. (Foto: Hariya/Ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Semangat menjaga kelestarian alam ditunjukkan oleh Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) dalam aksi nyata tanam seribu Pohon pada hari Minggu 15 Februari 2026 pagi. 

Puluhan perangkat desa yang tergabung dalam PPDI Kabupaten Tulungagung turut ambil bagian dalam rangka Reboisasi alam penanaman seribu bibit pohon HUT PERUMDA Air Minum "Tirta Cahya Agung' bertempat di Telaga Buret Kecamatan Campurdarat.

Aksi ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan bentuk komitmen PPDI untuk berperan aktif dalam mitigasi perubahan iklim dan pencegahan bencana alam di tingkat akar rumput.

Sinergi untuk Masa Depan

Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung Abdul Fatah saat ditemui awak media menekankan bahwa perangkat desa memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pelopor pelestarian lingkungan.

"Sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kami PPDI ingin memberikan contoh nyata dengan menanam satu pohon hari ini adalah investasi oksigen untuk anak cucu kita di masa depan," ujarnya usai kegiatan penanaman.

Adapun jenis bibit yang ditanam meliputi Pohon Produktif tanaman buah-buahan di antaranya Alpukat, Sirsak Nangka dan pohon buahan yang lainnya.

Dukungan Masyarakat dan Pemerintah

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Plt. Kepala PERUMDA Air Minum Tirta Cahya Agung Tulungagung, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Jasa Tirta 1, Kepala Dinas Perhutani, Forkopimcam, Kepala Desa se Kecamatan Campurdarat, Ketua PPDI Tulungagung bersama anggota, lembaga sekolah , tokoh masyarakat setempat, elemen masyarakat pencinta alam, Penggiat Lingkungan dan perwakilan perguruan pencak silat.  

Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga untuk tidak hanya menanam, tetapi juga merawat pohon-pohon tersebut hingga tumbuh besar.

Selain untuk penghijauan, aksi ini bertujuan untuk:

1. Mencegah Erosi

Terutama di wilayah desa yang memiliki topografi perbukitan.

2. Meningkatkan Ekonomi

Hasil dari pohon buah nantinya dapat dikelola oleh BUMDes untuk kesejahteraan warga.

3. Mempererat Silaturahmi

Menjadi ajang konsolidasi antar perangkat desa dalam suasana yang positif.

Aksi penanaman seribu pohon ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh anggota PPDI untuk memantau pertumbuhan bibit yang telah ditanam secara berkala. 

"Kami berpesan, Jangan mewarisi anak cucu kami dengan "Air Mata" akan tetapi warisi anak cucu kami dengan "Mata Air", " pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

#ppdi #tanamaseribupohon #tirtacahyaagung #telagburet #kecamatancampurdarat #lingkunganhidup