Realisasi Aplikasi Becak Listrik Kota Malang Tunggu Kejelasan Proses Bisnis dan Perwal

23 Januari 2026 14:58 23 Jan 2026 14:58

Thumbnail Realisasi Aplikasi Becak Listrik Kota Malang Tunggu Kejelasan Proses Bisnis dan Perwal

Aplikasi becak listrik di Kota Malang masih harus menunggu proses bisnis dan perwal. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Setelah resmi beroperasi, Pemerintah Kota Malang masih akan memperkuat infrastruktur digital untuk mendukung operasional becak listrik.

Namun, realisasi aplikasi becak listrik masih menunggu proses bisnis serta payung hukum berupa Peraturan Wali Kota Malang (Perwal). 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, menjelaskan bahwa rencana pengembangan aplikasi becak listrik tersebut sesuai arahan Wali Kota Malang. Nantinya akan terintegrasi dengan aplikasi 'Malang Mbois' milik Pemkot Malang. 

"Nanti menjadi bagian aplikasi Malang Mbois, semua layanan masuk di situ. Sudah disampaikan oleh tim teknis lapangan, tinggal menunggu proses bisnisnya di siapa dulu," ujar Wid, Jumat, 23 Januari 2026.

Namun, realisasi aplikasi tersebut masih menunggu kepastian dinas yang mengampu proses bisnis. Setelah itu, Diskominfo Kota Malang baru dapat mulai mengembangkan aplikasi tersebut. 

"Kita yang akan bangun aplikasinya. Kan nggak mungkin kita yang buat proses bisnisnya ya, apakah itu Dinas Perhubungan atau Disporapar Kota Malang. Dari proses bisnis yang diusulkan itulah kita buatkan dalam bahasa program aplikasinya," jelasnya. 

Melalui kejelasan rencana bisnis dan penguatan regulasi melalui Perwal, diharapkan mampu menjadi dasar pengembangan aplikasi. Selain itu, sistem konvensional yang identik dengan tawar menawar harga diharapkan menjadi lebih transparan. 

"Jadi masyarakat bisa tahu total titiknya, tarif becak listrinya juga berapa. Kalau konvensional kan tawar menawar biasanya. Kominfo menunggu dulu, begitu proses bisnisnya sudah disampaikan, kita yang develop," sebutnya. 

Tak hanya itu, sosialisasi terhadap pengemudi becak listrik juga harus diperhatikan. Mengingat mayoritas pengemudinya merupakan warga lansia sehingga diperlukan edukasi terkait penggunaan aplikasi. 

"Kebanyakan kan lansia ya, itu tantangan tersendiri bagaimana cara pakainya. Ya harus memang tetap pakai gadget. Baru proses berikutnya sosialisasi ke masyarakatnya," tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Aplikasi Becak Listrik Becak Listrik Becak Listrik Kota Malang Kota Malang Diskominfo Kota Malang