KETIK, PACITAN – Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K., menaruh perhatian khusus pada pengamanan rontek gugah sahur serta penggunaan petasan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara buka bersama insan pers di Gedung Graha Bhayangkara Polres Pacitan, Selasa, 3 Maret 2026.
“Sementara ini kami kepolisian fokus pengamanan rontek dan penggunaan petasan,” ungkapnya.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan cipta kondisi yang telah dikoordinasikan bersama lintas instansi daerah guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Untuk rontek tetap bisa dilestarikan, akan tetapi tetap dalam pengawasan ketat,” imbuhnya.
Diketahui, pelaksanaan rontek sahur kerap melibatkan kelompok pemuda dari berbagai desa. Oleh karena itu, pengawalan aparat diperlukan untuk mencegah terjadinya gesekan atau benturan antar kelompok.
Petugas gabungan TNI-Polri, Dinas Perhubungan, serta tokoh masyarakat disiagakan terutama pada malam hingga dini hari, khususnya saat malam Sabtu dan Minggu yang berpotensi lebih ramai.
Setiap kelompok rontek akan mendapat pengawalan guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan tidak mengganggu ketenteraman umum.
Terkait penggunaan mercon, petasan, dan bahan peledak lainnya, Kapolres menegaskan bahwa hal tersebut dilarang keras selama Ramadan sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Pacitan Nomor 07 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.
Mengacu perda tersebut, kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi aturan lainnya, seperti kewajiban pelaporan tamu atau pendatang maksimal 1x24 jam, menjaga ketertiban lokasi berjualan bagi pedagang kaki lima, serta pembatasan operasional usaha hiburan malam mulai pukul 21.00 hingga 24.00 WIB.
Kapolres menegaskan bahwa langkah preventif dikedepankan melalui imbauan dan pengawasan. Namun, sanksi hukum tetap akan diberikan kepada pihak yang terbukti melanggar dan mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Alhamdulillahnya, suasana Ramadan di Pacitan hingga saat ini aman, tertib, dan kondusif. Semoga hal ini berlanjut hingga hari raya Idulfitri,” pungkasnya.(*)
