Konferensi Anxi Sedunia Digelar Oktober 2026 di Palembang, Dorong Ekonomi dan Investasi

4 Maret 2026 00:26 4 Mar 2026 00:26

Thumbnail Konferensi Anxi Sedunia Digelar Oktober 2026 di Palembang, Dorong Ekonomi dan Investasi

Kehadiran Gubernur Herman Deru menegaskan komitmen Pemprov Sumsel dalam menyukseskan Konferensi Anxi Sedunia 2026, Selasa 3 Maret 2026. (Foto: Humas Pemprov sumsel)

KETIK, PALEMBANG – Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi dipercaya menjadi tuan rumah Konferensi Anxi Sedunia yang akan digelar pada Oktober 2026 mendatang.

Ajang internasional tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 400 hingga 500 tokoh Anxi dari berbagai negara.

Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan peluang strategis untuk mengangkat sektor ekonomi, pariwisata, hingga investasi daerah ke level global.

“Ini bukan hanya kehormatan, tapi tanggung jawab besar. Mereka datang dari berbagai negara. Kita harus menunjukkan bahwa Sumsel layak menjadi tuan rumah dunia,” tegas Herman Deru saat menerima audiensi Pengurus Paguyuban Anxi Sumsel di Ruang Tamu Gubernur, Senin, 2 Maret 2026.

Dengan ratusan tamu mancanegara yang akan hadir, dampak ekonomi diprediksi signifikan. Tingkat hunian hotel berpotensi melonjak, sektor kuliner dan UMKM dipastikan bergeliat, hingga promosi destinasi wisata Sumsel mendapat panggung internasional.

Tak hanya itu, Gubernur juga membuka peluang agar konferensi dirangkaikan dengan forum investasi. Ia ingin para tokoh Anxi dunia tidak hanya datang bersilaturahmi, tetapi juga melihat langsung potensi besar Sumsel.

“Kita siapkan forum yang bisa memperkenalkan potensi investasi Sumsel. Jangan hanya datang dan pulang, tapi juga membawa kerja sama konkret,” ujarnya.

Herman Deru memberi penekanan khusus pada kualitas pelayanan. Ia tidak ingin ada kesan kurang maksimal dalam penyambutan tamu internasional.

“Jangan sampai tamu tidak puas. Nama baik daerah dipertaruhkan. Mereka sudah jauh-jauh datang, kita wajib memberikan kesan terbaik,” katanya tegas.

Rencananya, pada 24-25 Oktober mendatang, para peserta konferensi akan dijamu secara resmi di Griya Agung, dengan kemungkinan dirangkaikan kegiatan bakti sosial sebagai wujud kontribusi nyata bagi masyarakat.

Gubernur juga mengingatkan bahwa ajang ini membawa nama besar Sumatera Selatan, bukan hanya identitas komunitas tertentu. Ia bahkan mendorong panitia menjalin silaturahmi dengan Pangdam dan Forkopimda sebagai simbol kebersamaan lintas unsur.

“Kita bukan hanya membawa nama suku, tetapi nama provinsi. Kebersamaan ini harus terlihat di mata dunia,” ujarnya.

Ketua Umum Anxi Sumsel, Sukarta, mengungkapkan bahwa Palembang terpilih setelah melalui persaingan dengan sejumlah daerah lain. Kepercayaan tersebut diberikan karena dinilai memiliki komunitas Anxi yang solid dan terorganisasi, serta dukungan pemerintah daerah yang kuat.

Di Sumsel sendiri, warga keturunan Anxi diperkirakan mencapai sekitar 80.000 orang, menjadikannya salah satu basis komunitas terbesar di Indonesia.

“Kami bersyukur Palembang dipercaya menjadi tuan rumah. Ini momentum besar bagi Sumsel,” kata Sukarta.

Dengan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumsel, Konferensi Anxi Sedunia 2026 diharapkan tak hanya menjadi ajang silaturahmi global, tetapi juga pintu masuk kerja sama ekonomi, investasi, dan promosi pariwisata yang berdampak langsung bagi kemajuan Sumatera Selatan.(*) 

Tombol Google News

Tags:

Pemprov Sumsel kota palembang Anxi Sedunia Konferensi Anxi Sedunia 2026 herman deru Sumatera Selatan palembang Investasi Sumsel Pariwisata Sumsel griya agung Paguyuban Anxi Sumsel Ekonomi Sumsel UMKM Sumsel Forum Investasi 2026 Event Internasional Sumsel