KETIK, HALMAHERA SELATAN – Sebuah rumah warga di Desa Akegula, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, hangus terbakar akibat korsleting listrik, sekitar pukul 21.43 WIT. Rumah tersebut diketahui milik pasangan suami istri, La Unda dan istrinya.
Kebakaran terjadi saat La Memet Launda, anak pemilik rumah, sedang menunaikan salat Magrib di masjid. Sepulang dari masjid, La Memet mendapati api sudah menyala di dekat kulkas. Ia sempat berupaya memadamkan api, namun kobaran justru membesar dan dengan cepat melahap bagian rumah.
Di tengah situasi panik, La Memet teringat neneknya yang sedang sakit masih berada di dalam kamar. Tanpa pikir panjang, ia langsung masuk dan mengangkat sang nenek keluar rumah hingga berhasil menyelamatkannya dari amukan api.
Saat peristiwa terjadi, kedua orang tua La Memet tidak berada di rumah. Sang ayah diketahui sedang bekerja di perusahaan, sementara ibunya menghadiri acara pernikahan keluarga di Desa tetangga.
Kepala Desa Akegula Adenyong La Sampe saat diwawancara (Foto: Mursal/Ketik.com)
Kepala Desa Akegula, Ade Nyong La Sampe, mengatakan dirinya baru mengetahui kebakaran tersebut usai melaksanakan salat Magrib. Ketika tiba di lokasi kejadian, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga secara gotong royong.
“Kejadian ini murni musibah dan bukan unsur kesengajaan,” ujar Ade Nyong.
Ia berharap Pemerintah Daerah dapat memberikan perhatian terhadap keluarga korban yang mengalami kerugian besar akibat kebakaran tersebut.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan bantuan kepada keluarga korban,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, rumah beserta seluruh isinya hangus terbakar dan menyebabkan kerugian material yang cukup besar.
