Bawaslu Halsel Pilih Pers Jadi Mitra Utama di Ngabuburit Ramadan

25 Februari 2026 23:05 25 Feb 2026 23:05

Thumbnail Bawaslu Halsel Pilih Pers Jadi Mitra Utama di Ngabuburit Ramadan

Suasana Ngabuburit Bawaslu Halsel dan para Insan Pers Rabu 25 Februari 2026 (Foto: Mursal/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan) menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan Bersama Insan Pers dalam suasana Ramadan yang penuh kehangatan. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Bawaslu Halmahera Selatan, Rabu 25 Februari 2026, sebagai ruang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen menjaga demokrasi yang bersih dan bermartabat.

Ketua Bawaslu Halmahera Selatan (Halsel), Rais Kahar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk tetap menjalankan tugas pengawasan, meski saat ini berada di luar tahapan pemilu. Menurutnya, semangat pengabdian harus tetap terjaga di tengah kesibukan masing-masing pihak.

“Di kesempatan baik ini, kita tetap melaksanakan tugas masing-masing, sekaligus menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dalam suasana Ramadan. Ini bagian dari tanggung jawab kami dalam pengawasan,” ujar Rais.

Rais menjelaskan, paradigma kerja penyelenggara pemilu saat ini telah mengalami perubahan seiring dengan putusan Mahkamah Konstitusi. Jika sebelumnya fokus pada tahapan pemilu semata, kini pengawasan diarahkan pada upaya membangun demokrasi secara berkelanjutan.

“Sekarang kita tidak hanya bekerja di tahapan, tetapi bekerja untuk demokrasi. Ini adalah tanggung jawab bersama, khususnya dalam menjaga kualitas pemilu,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rais juga menyampaikan rencana Bawaslu Halmahera Selatan untuk menggelar sejumlah kegiatan partisipatif ke depan. Kegiatan itu akan melibatkan insan pers, alumni pengawas pemilu, organisasi kepemudaan, serta kerja sama dengan perguruan tinggi melalui nota kesepahaman.

“Kami akan melaksanakan tiga agenda besar, termasuk bersama media dan kampus, untuk memperkuat kerja partisipatif menjelang akhir 2026,” jelasnya.

Ia menambahkan, Bawaslu juga tengah menyiapkan langkah sosialisasi terkait produk hukum baru, khususnya menyusul Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135 yang berkaitan dengan pemilu lokal. Sosialisasi tersebut direncanakan dimulai setelah ada keputusan resmi dari pemerintah dan DPR.

“Kami bersikap standby. Jika sudah ditetapkan, maka kami siap melaksanakan dan menyosialisasikan kepada masyarakat,” tutur Rais.

Menurut Rais, peran media selama ini sangat membantu kinerja pengawasan pemilu di Halmahera Selatan. Publikasi yang konsisten dari insan pers dinilai turut mendorong terciptanya iklim demokrasi yang lebih sehat.

“Berkat dukungan teman-teman pers, seluruh tahapan bisa kita lewati dengan baik. Halmahera Selatan juga berhasil keluar dari zona merah indeks kerawanan pemilu,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, pada Pemilu 2020, Halmahera Selatan sempat masuk 10 besar daerah rawan pemilu secara nasional. Namun pada 2024, kondisi tersebut berhasil diperbaiki melalui kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.

Kegiatan ngabuburit ini mengusung tema “Ramadan Berintegritas: Menjaga Puasa, Menolak Politik Uang”. Tema tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa nilai kejujuran dan tanggung jawab harus terus dijaga, baik dalam kehidupan beragama maupun dalam praktik demokrasi.

Selain dialog dan silaturahmi, kegiatan juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Halmahera Selatan, Kamil Muis. Tausiah tersebut menekankan pentingnya integritas, keikhlasan, serta keteladanan dalam menjalankan tugas publik.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah. 

Tombol Google News

Tags:

bawaslu halsel Halmahera Selatan Ngabuburit Pengawasan Rais Kahar Maluku Utara