Ramadan di Dunia Punya Cara Tak Biasa, Tradisinya Bikin Takjub

26 Februari 2026 01:40 26 Feb 2026 01:40

Thumbnail Ramadan di Dunia Punya Cara Tak Biasa, Tradisinya Bikin Takjub

Foto Anak-anak dengan Permen Hag Al Laila – Uni Emirat Arab (Foto : pinterest)

KETIK, SURABAYA – Ramadan dirayakan umat Islam di berbagai negara dengan cara yang tidak selalu sama. Selain menjalankan ibadah puasa, sejumlah wilayah memiliki tradisi unik yang masih dipertahankan hingga kini. Kebiasaan tersebut menjadi bagian dari identitas budaya masing-masing negara.

Mesir

Di Mesir, Ramadan identik dengan fanous atau lentera warna-warni yang dipasang di rumah dan jalanan. Hiasan tersebut dinyalakan saat malam hari sehingga menciptakan suasana berbeda dibanding bulan lainnya. Tradisi ini sudah dikenal sejak masa Kesultanan Ottoman dan terus dilestarikan sebagai simbol perayaan Ramadan.

Foto Foto Fanous dan Pawai Ramadan – Mesir  (Foto : pinterest)Foto Fanous dan Pawai Ramadan – Mesir (Foto : pinterest)

Lebanon

Sementara itu, di Lebanon, waktu berbuka puasa ditandai dengan dentuman meriam. Suara tersebut menjadi penanda bagi warga ketika magrib tiba. Meski teknologi penunjuk waktu semakin modern, kebiasaan ini tetap dijaga sebagai warisan budaya.

Uni Emirat Arab

Di Uni Emirat Arab, terdapat tradisi Hag Al Laila yang dilakukan menjelang Ramadan. Anak-anak mengenakan pakaian tradisional dan berkeliling lingkungan untuk menerima permen dari tetangga. Warga turut berpartisipasi sehingga suasana terasa meriah.

Foto Foto Meriam Berbuka Iftar Cannon – Uni Emirat Arab/Lebanon (Foto : pinterest)Foto Meriam Berbuka Iftar Cannon – Uni Emirat Arab/Lebanon (Foto : pinterest)

Mauritania

Tradisi berbeda juga ditemukan di Mauritania. Sebagian masyarakat memiliki kebiasaan mencukur rambut sebelum Ramadan dimulai. Langkah ini dimaknai sebagai simbol pembaruan diri dalam mempersiapkan ibadah puasa.

Pakistan

Di Pakistan, tepatnya di Kota Peshawar, anak-anak dan remaja memanfaatkan waktu menjelang berbuka dengan bermain balon air pada hari tertentu. Aktivitas tersebut menjadi hiburan ringan sambil menunggu azan magrib.

Perbedaan tradisi ini menunjukkan bahwa Ramadan dirayakan dengan berbagai cara di setiap negara. Meski memiliki kebiasaan yang unik, tujuan utamanya tetap sama, yakni meningkatkan ibadah dan mempererat kebersamaan selama Ramadan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Tradisi Ramadan mesir dubai Dunia