Proyek Pemangkasan Jalan Berkelok Pacitan-Ponorogo Masuk Tahap Pembebasan Lahan

13 Maret 2026 12:57 13 Mar 2026 12:57

Thumbnail Proyek Pemangkasan Jalan Berkelok Pacitan-Ponorogo Masuk Tahap Pembebasan Lahan

Petugas melakukan penambalan lubang atau sapu lubang di ruas jalan provinsi Pacitan-Ponorogo di wilayah Kecamatan Tegalombo, Jumat, 13 Maret 2026. Perbaikan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan menjelang arus mudik Lebaran. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Keluhan wisatawan dan pengguna jalan terkait jalur berkelok dan curam menuju Pacitan mulai mendapat jawaban. 

Pemprov Jawa Timur menyiapkan proyek pelurusan trase jalan di jalur Pacitan-Ponorogo yang kini memasuki tahap pembebasan lahan.

Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Budi Harisantoso, mengatakan ada tiga titik yang direncanakan untuk diluruskan.

"Satu titik berada di Desa Kemuning dan dua titik lainnya di Desa Pucangombo," kata Budi, Jumat, 13 Maret 2026.

Ia menyebut proses pembebasan lahan di salah satu titik telah rampung.

"Satu titik di sekitar Balai Desa Pucangombo, Tegalombo pembebasan lahannya sudah selesai pada 2025 lalu," ujarnya.

Proyek ini difokuskan pada jalur ekstrem yang dikenal sebagai Irung Petruk, yakni ruas jalan berkelok dengan tikungan tajam di jalur provinsi Pacitan-Ponorogo.

"Rencana pengeprasan trase jalan provinsi ini untuk memangkas jalur berkelok yang dikenal sebagai Irung Petruk, supaya konektivitas dan keselamatan pengguna jalan bisa lebih baik," jelasnya.

Menurutnya, jika anggaran tersedia, pembebasan lahan ditargetkan rampung tahun ini. Sementara pembangunan fisik jalan masih dalam tahap pengusulan.

"Tinggal pembangunan fisiknya yang masih diusulkan," ungkapnya.

Jalur Pacitan-Ponorogo melalui Tegalombo selama ini dikenal memiliki tanjakan curam dan tikungan tajam yang cukup panjang sehingga kerap dikeluhkan pengendara.

Pihaknya berharap pelurusan trase jalan dapat mempercepat waktu tempuh sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalur tersebut.

Di lain sisi, menjelang arus mudik Lebaran 2026, perbaikan jalan provinsi di Pacitan juga dikebut. 

Penanganan difokuskan pada penambalan lubang di ruas Pacitan-Ponorogo dan Arjosari-Nawangan.

"Sudah kita lakukan dan ini jalan terus sampai betul-betul lubang bisa 100 persen tertutup," kata Budi.

Selain itu, tiga unit wheel loader disiagakan untuk mengantisipasi longsor, dua di ruas Pacitan-Ponorogo dan satu di Arjosari-Purwantoro. 

Tim Unit Reaksi Cepat juga disiapkan untuk penanganan darurat selama masa mudik dan libur Lebaran.(*)

Tombol Google News

Tags:

pacitan Jalur Irung Petruk jalan Pacitan Ponorogo Tegalombo Pacitan DPU Bina Marga Jatim infrastruktur pacitan Jalur Ekstrem Pacitan Proyek Jalan Pacitan