KETIK, GRESIK – Juara bertahan tim putri Jakarta Pertamina Enduro kembali menunjukkan dominasinya dengan menutup putaran pertama secara meyakinkan setelah menundukkan Medan Falcons tiga set langsung tanpa balas pada pertandingan yang digelar di GOR Tri Dharma Gresik, Jumat, 30 Januari malam.
Hasil positif tersebut menjadi kemenangan keempat dari total enam pertandingan yang telah dijalani tim berjuluk skuad pelat merah itu. Tambahan poin penuh membuat Jakarta Pertamina Enduro kembali naik ke papan atas klasemen sementara, sekaligus menyalip Jakarta Electric PLN Mobile yang sebelumnya sempat menempati posisi peringkat kedua.
Megawati Hangestri dan kawan-kawan kini mengoleksi 12 poin dari empat kemenangan dan dua kekalahan. Raihan tersebut menggeser Jakarta Electric PLN Mobile yang mengantongi 11 poin, usai tim tersebut pada laga sebelumnya menaklukkan Jakarta Popsivo.
Di sisi lain, hasil ini memperpanjang tren negatif Medan Falcons. Kekalahan dari Jakarta Pertamina Enduro menjadi kekalahan keenam beruntun yang harus diterima tim asal Sumatra Utara itu, sekaligus menjadikan mereka satu-satunya tim yang belum meraih kemenangan sepanjang putaran pertama.
Pemain Medan Falcons Saat Lakukan Block Melawan Jakarta Pertamina Enduro di GOR Tridharma Petrokimia Gresik (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)
Pelatih Medan Falcons, Marcos Sugiyama, mengaku kecewa dengan performa anak asuhnya, terutama pada set pertama yang berakhir dengan selisih poin cukup mencolok.
“Kami mengawali permainan dengan start yang buruk, setelah itu sebenarnya permainan mulai membaik, tetapi sudah terlambat. Anak-anak muda itu kalau sudah tertinggal akan kesulitan mengejar,” katanya.
Pelatih asal Jepang tersebut menegaskan tidak ingin menyalahkan para pemain atas hasil minor di laga penutup putaran pertama. “Itu jadi tanggung jawab saya,” tambahnya.
Memasuki set kedua dan ketiga, Medan Falcons sempat memberikan perlawanan lebih ketat. Mereka tampil lebih berani menyerang dan mencoba memperkuat pertahanan melalui blok-blok rapat.
Namun demikian, Jakarta Pertamina Enduro mampu menjaga konsistensi permainan. Megawati Hangestri, Iana Shcherban, dan Wilma "Salas" Alishanova tampil solid dan menjadi motor serangan yang sulit dibendung lawan.
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, menilai kemenangan ini menjadi bekal penting timnya dalam persaingan menuju empat besar atau final four.
“Kami terus belajar dari kesalahan dan kekalahan untuk bermain lebih baik. Secara perlahan permainan tim terus meningkat,” kata pelatih asal Turki yang sukses membawa Jakarta Pertamina Enduro meraih gelar juara Proliga pada musim 2025.
Sementara itu, Chief de Mission (CDM) Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, menyampaikan kepuasan manajemen atas capaian tim sepanjang putaran pertama dan memastikan belum ada rencana perubahan komposisi pemain menjelang putaran kedua.
“Komposisi yang ada sekarang kita pertahankan. Salas yang di awal-awal kompetisi sempat diragukan, kualitas permainannya makin meningkat. Kita siap memenangkan pertempuran hingga akhir (juara),” ujarnya didampingi Manajer Tim Widi Triyoso. (*)
