KETIK, SIDOARJO – Wajah Alun-Alun Jayandaru Sidoarjo tampak indah. Begitu dibuka pada Jumat pagi (30 Januari 2026), keindahan ruang terbuka hijau (RTH) di Jawa Timur itu siap menyambut gembira para pengunjung pertamanya. Anak-anak, remaja, orang tua, lansia bakal bahagia di sana.
”Alun-alunnya sudah beda. Banyak wahananya. Anak-anak pasti senang,” ungkap Widya, 37, warga Sidokare, yang Jumat sore penasaran ingin mencoba menikmati suasana alun-alun yang baru direvitalisasi tersebut.
Jumat pagi, Alun-Alun Jayandaru memang mulai dibuka untuk masyarakat. Pembukaan ditandai dengan pencopotan seng yang selama ini mengelilingi proyek revitalisasi alun-alun senilai Rp 24 milar lebih itu.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Sidoarjo Bahrul Amig mencopot seng-seng yang mengelilingi Alun-Alun Jayandaru selama proyek revitalisasi pada 2025. (Foto: Kominfo Sidoarjo)
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sidoarjo Dr Bahrul Amig menandai pembukaan dengan mencopot seng. Dia didampingi oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Arif Mulyono, Sekretaris DLHK Iswadi, dan Kepala Satpol PP Sidoarjo Yany Setyawan.
Plt Kepala DLHK Sidoarjo Arif Mulyono mengatakan bahwa Sabtu (31 Januari 2026) bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Ke-167 Kabupaten Sidoarjo. Diharapkan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat.
Arif Mulyono menjelaskan, Alun-Alun Sidoarjo kini dilengkapi berbagai fasilitas publik. Ramah untuk seluruh lapisan masyarakat. Fasilitas tersebut meliputi amfiteater, layanan WiFi gratis, area bermain anak, area aktivitas lansia, ruang baca, layanan kesehatan, serta Pusat Informasi Pariwisata Sidoarjo.
Salah satu sudut Alun-Alun Jayandaru yang dilengkapi amfiteataer mini dan wahana bermain anak. (Foto: Kominfo Sidoarjo)
Semua fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan promosi wisata daerah. Dari sisi keamanan, masyarakat tidak perlu khawatir. Telah dipasang 25 titik kamera CCTV di seluruh alun-alun. Tujuannya, memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung.
Arif Mulyono juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian fasilitas maupun tanaman. Kebersihan ruang publik adalah tanggung jawab bersama. Untuk itu, DLHK menugasi 60 personel untuk menjaga kebersihan Alun-Alun Jayandaru.
Personel Satpol PP Sidoarjo juga siap siaga menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Begitu pula petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo. Di antaranya, melayani parkir kendaraan bermotor.
Meski telah dibuka, lanjut Arif Mulyono, area alun-alun untuk sementara masih disterilkan untuk persiapan upacara Peringatan Ke-167 Harjasda pada Sabtu pagi ini. Ada penataan lebih lanjut sebelum benar-benar dibuka untuk umum.
Bagaimana bila ada event-event besar? Arif Mulyono mengatakan masih menunggu proses pemeliharaan pohon dan rumput yang baru ditanam. Agar tumbuh optimal lebih dulu. (*)
