KETIK, JAKARTA – Gelora semangat makin meluap untuk kontingen Indonesia di sela-sela perhelatan ASEAN Para Games (APG) XIII 2025 di Thailand. Presiden Prabowo Subianto mengirimkan pesan khusus untuk membakar "api" perjuangan kontingen Indonesia yang tengah berjibaku mengharumkan nama bangsa di Negeri Gajah Putih tersebut.
Salam hangat sang presiden disampaikan langsung oleh Menpora Erick Thohir saat meninjau kondisi atlet di stadion wilayah Nakhon Ratchasima Rabu (21/1/2026).
"Bapak Presiden Prabowo menyampaikan salam kepada seluruh kontingen Merah Putih. Beliau mengapresiasi perjuangan para atlet yang tak kenal lelah di Thailand ini," ujar Erick dengan nada optimistis.
Tak sekadar salam, pemerintah juga memberikan jaminan kesejahteraan bagi para pahlawan olahraga difabel tersebut. Erick menegaskan bahwa bonus maksimal telah disiapkan sebagai apresiasi nyata atas dedikasi mereka. "Insha Allah, kita perjuangkan emas sebanyak-banyaknya, peringkat terbaik, dan tentu bonus semaksimal mungkin," imbuhnya.
Di atas kertas, Indonesia datang dengan kekuatan penuh. Sebanyak 290 atlet pilihan dikirim untuk bertempur di 18 cabang olahraga (cabor) unggulan. Misi besar diusung mengamankan posisi dua besar klasemen medali. Targetnya tidak main-main, yakni 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu.
Medali Emas Perdana
Asa itu mulai menampakkan wujudnya. Pasca-pembukaan, Indonesia langsung menghentak lewat raihan emas perdana dari cabor para cycling. Nurfendi, atlet asal DI Yogyakarta, sukses menjadi yang tercepat saat melahap lintasan di Suranaree University of Technology.
Berpasangan dengan pilot Mufti Fadilah Salma, Nurfendi mencatatkan waktu impresif 41 menit 59,763 detik. Catatan tersebut cukup untuk memaksa dua wakil tuan rumah, Thailand, mengakui keunggulan Indonesia.
"Saya sangat senang karena hasil ini melebihi target pribadi. Emas ini saya persembahkan untuk bangsa, pelatih, dan keluarga di rumah," tutur Nurfendi dengan nada haru. Kemenangan manis di pagi hari itu menjadi modal berharga bagi kontingen Indonesia untuk terus mendulang kepingan medali hingga penutupan APG pada 26 Januari mendatang. (*)
