Prabowo Beri Bantuan 200 Becak Listrik, Tukang Becak Kota Malang: Dulu Soro, Sekarang Enak

20 Januari 2026 18:16 20 Jan 2026 18:16

Thumbnail Prabowo Beri Bantuan 200 Becak Listrik, Tukang Becak Kota Malang: Dulu Soro, Sekarang Enak

Salah satu tukang becak di Kota Malang yang bergembira menerima bantuan becak bergambar muka Prabowo. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Sebanyak 200 unit becak listrik yang menampilkan wajah Presiden Prabowo Subianto siap beroperasi di Kota Malang. Bantuan ini disambut gembira oleh para penarik becak yang mayoritas merupakan masyarakat miskin.

Salah satu penerima bantuan, Kasadi (73), warga Tunggulwulung, telah setia menjadi tukang becak konvensional sejak tahun 1979. Ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang didanai dari kantong pribadi Prabowo itu.

"Saya dikasih tahu teman, dia yang daftarin saya. Rasanya ya senang sekali, kan dapat bantuan becak listrik," ujarnya, Selasa, 20 Januari 2026.

Kasadi terlihat antusias ketika menunjukkan becak listrik miliknya. Ia mengaku telah dilatih cara perawatan, mengendarai, hingga pengecasan (pengisian daya).

"Ngebecak itu soro (susah), capek harus ngayuh. Kalau ini kan enak, lebih nyaman. Kadang-kadang sehari saya gak dapat penghasilan, sepi karena kalah dengan ojek online," sebutnya. 

Foto Muka Prabowo Subianto terpampang di becak listrik yang dibagikan ke 200 tukang becak di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik)Muka Prabowo Subianto terpampang di becak listrik yang dibagikan ke 200 tukang becak di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik)

Setelah mendapatkan becak listrik tersebut, ia akan kembali beroperasi di Blimbing, wilayah yang biasa ia datangi. Ia berharap dengan peralihan ke becak listrik, semakin banyak masyarakat yang mau kembali naik becak.

"Inginnya setelah ada becak ini orang tertarik buat naik. Bisa menambah penghasilan juga. Mungkin besok sudah mulai," tuturnya.

Senada dengan Kasadi, Sholihin Untoro (59), yang mulai menarik becak sejak 2020. Sebelumnya, ia menggunakan becak motor (bentor) dengan penghasilan rata-rata Rp40.000 hingga Rp50.000 per hari saat kondisi ramai.

"Saya bersyukur dengan bantuan ini membantu untuk mata pencaharian. Saya mangkal di Embong Brantas Kelurahan Kidul Dalem," ucapnya. 

Terkait tarif, Sholihin berharap ada penyesuaian meskipun belum ada ketetapan resmi dari Pemerintah Kota Malang. Jika sebelumnya rute Embong Brantas menuju Pasar Besar dipatok Rp10.000, ia berharap tarif becak listrik bisa naik menjadi Rp15.000.

"Saya ingin naik menjadi Rp15.000. Tapi kalau tidak dinaikan juga tidak apa-apa," sebutnya. 

Sebagai informasi, bantuan becak listrik telah resmi diserahkan oleh Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) kepada Pemkot Malang. Becak listrik bergambar muka Prabowo Subianto tersebut memang diberikan kepada masyarakat miskin dan lansia. (*)

Tombol Google News

Tags:

Becak Listrik Kota Malang Bantuan Becak Listrik Tukang Becak Prabowo Subianto Becak Listrik Kota Malang becak