KETIK, BONDOWOSO – Pengukuhan Pengurus Persaudaraan Kepala Desa Indonesia Merah Putih (PKDI-MP) Kabupaten Bondowoso menjadi penanda penguatan peran kepala desa dalam menggerakkan pembangunan dari tingkat paling bawah.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso menegaskan bahwa masa depan daerah sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan desa.
Acara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD Bondowoso, kepala perangkat daerah, para camat, serta kepala desa dari seluruh wilayah Kabupaten Bondowoso.
Kehadiran unsur pimpinan daerah ini mencerminkan dukungan penuh terhadap eksistensi dan peran strategis PKDI-MP di Kabupaten Bondowoso.
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus PKDI-MP yang baru dilantik di Ball Room Ijen, Kamis, 8 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan dan mengawal kemajuan desa.
Menurutnya, desa memiliki posisi sentral dalam pembangunan daerah maupun nasional. Desa yang kuat, mandiri, dan transparan akan menjadi pilar utama dalam mendorong kemajuan Bondowoso secara berkelanjutan.
Wabup juga menilai PKDI-MP sebagai ruang strategis bagi para kepala desa untuk memperkuat konsolidasi, bertukar gagasan, serta menyatukan langkah dalam menjalankan pemerintahan desa yang profesional dan akuntabel.
Sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai mutlak diperlukan agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Selain itu, peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi perhatian serius. Kepala desa dan perangkatnya dituntut mampu bekerja secara tertib administrasi, taat regulasi, serta transparan dalam setiap tahapan perencanaan hingga pertanggungjawaban pembangunan.
“PKDI-MP diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah yang menjunjung etika, integritas, dan semangat persaudaraan. Soliditas antar kepala desa harus dijaga, dengan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama,” tegas Wakil Bupati.
Ia juga mendorong para kepala desa untuk menggali dan mengembangkan potensi lokal, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta mengelola dana desa secara akuntabel.
Inovasi desa yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dinilai sebagai kunci percepatan pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso memastikan komitmennya untuk terus bersinergi melalui pendampingan dan komunikasi yang terbuka.
Pengukuhan Pengurus PKDI-MP Kabupaten Bondowoso ini diharapkan menjadi momentum baru dalam mewujudkan desa yang maju, berdaya saing, dan berpihak pada kepentingan rakyat.(*)
