KETIK, MALANG – PHRI Kota Malang melaksanakan pertemuan rutin di The Aliante Hotel pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi sekaligus upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan bagi sektor hotel dan restoran di Kota Malang. Momen tersebut juga dirangkai dengan kegiatan buka bersama guna memperkuat silaturahmi di sektor pariwisata.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, mengungkapkan sejumlah tantangan yang harus dihadapi ke depannya, mulai dari efisiensi, perang Iran, musim sepi (low season), hingga persaingan dengan hotel-hotel baru.
Selain itu, peningkatan SDM melalui sertifikasi juga menjadi salah satu hal yang diutamakan guna mencetak sumber daya manusia yang berkualitas di sektor pariwisata.
Agoes Basoeki mengatakan ada kurang lebih 3.800 orang yang berkarier di hotel dan restoran yang menjadi anggota PHRI Kota Malang. Oleh karena itu, uji kompetensi dinilai sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di bidang hospitality. Ia pun mengaku tengah mengupayakan dukungan fasilitas dari pemerintah untuk pelaksanaan uji kompetensi tersebut.
“Di samping itu, kami juga ingin meningkatkan SDM melalui sertifikasi dan pelatihan kompetensi. Itu yang sedang kami ajukan, setidaknya ada fasilitas dari pemerintah karena kebutuhan akan SDM yang berkualitas sangat tinggi,” ujarnya.
SDM yang berkualitas memang sangat dibutuhkan dalam sektor pariwisata. Hal ini mencakup bagaimana menyambut tamu dengan pelayanan dari hati sehingga tamu merasa nyaman dan ingin kembali lagi.
Selain itu, beberapa staf hotel juga telah memiliki sertifikat kompetensi. Namun, sebagian dari mereka juga membutuhkan pembaruan sertifikasi.
“Di PHRI Kota Malang kurang lebih ada sekitar 3.800 orang yang berkarya di hotel dan restoran anggota PHRI. Dari jumlah itu, ada sertifikat yang masa berlakunya sudah habis atau perlu diperbarui,” jelas Agoes Basoeki.
Karena itu, fasilitas untuk pelaksanaan tes kompetensi sangat diperlukan. Kolaborasi dengan pemerintah juga menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas sektor pariwisata di Kota Malang. (*)
