KETIK, MALANG – Kondisi arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Arjosari, Kota Malang diprediksi turun. Jumlah penumpang harian selama momen tersebut diperkirakan hanya mencapai 4.000–4.500 per hari.
Kepala UPT Terminal Arjosari Malang, Mega Perwira Donowati, menjelaskan kondisi tersebut disebabkan oleh momen libur Nataru kemarin.
"Kalau prediksi lonjakan penumpang untuk tahun ini kami belum bisa mengestimasi berapa, tapi yang pasti akan mengalami penurunan dari tahun lalu," ujarnya, Jumat, 13 Maret 2026.
Mega menjelaskan jumlah tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada momen mudik Lebaran 2025, jumlah pemudik mencapai 6.000–7.000 penumpang.
"Ya, kurang lebih 4.000 sampai 4.500. Kalau tahun lalu kan 6.000–7.000. Sekarang tidak sebesar tahun lalu," lanjutnya.
Berkaca dari tahun sebelumnya, puncak arus mudik Lebaran tahun ini terjadi pada 17–18 Maret 2026. Adapun kondisi penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) cenderung lebih stabil dibandingkan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
"AKAP sih stabil, cenderung stagnan. AKDP ini yang pasti lonjakannya terasa banget. Misalnya asal dari Madura, beliau kerja di Malang. Otomatis kan waktu cutinya tanggal 18 Maret baru mudik, pasti terasa sekali AKDP," ucapnya.
