KETIK, KENDAL – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya untuk mempererat tali persaudaraan antarumat beragama di wilayah tersebut.
Semangat ini digaungkan dalam acara Pengukuhan Pengurus FKUB Kabupaten Kendal masa bakti 2026–2030 yang berlangsung khidmat di Gedung Abdi Praja, Selasa 17 Maret 2026.
Ketua FKUB Kendal terpilih, KH Sajidin, menyatakan bahwa prioritas utama kepengurusannya adalah memperkuat fondasi silaturahmi lintas iman.
Ia menegaskan bahwa FKUB Kendal siap menjadi fasilitator sekaligus tuan rumah bagi berbagai kegiatan dialog antaragama.
"Langkah awal kami adalah penguatan silaturahmi persaudaraan lintas agama. Setelah ini, kami segera menggelar rapat kerja untuk menyusun program strategis tahun 2027," ujar KH Sajidin.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang hadir dalam pengukuhan tersebut menaruh harapan besar pada kepengurusan baru ini. Ia optimistis FKUB dapat membawa iklim toleransi di Kendal ke level yang lebih baik.
Menurut Bupati, peran FKUB sangat krusial di tengah keberagaman Indonesia. Organisasi ini bukan sekadar simbol, melainkan wadah koordinasi yang nyata untuk merawat harmoni.
"FKUB sangat dibutuhkan sebagai payung organisasi sekaligus ruang diskusi bagi seluruh umat beragama," tegas Dyah.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan tantangan di era digital. Kecepatan teknologi saat ini membuat berita bohong (hoax) sangat mudah tersebar di media sosial dan berpotensi memicu provokasi.
Di sinilah FKUB diharapkan hadir sebagai penyaring informasi dan penengah di masyarakat.
"FKUB adalah garda terdepan dalam menjaga kerukunan di Kabupaten Kendal. Saya berharap pengurus yang baru dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kedamaian kita bersama," pungkasnya.(*)
