PC Fatayat NU Sampang Gelar Renstra, Prioritaskan Pengkaderan dan Pemberdayaan Ekonomi

16 Januari 2026 20:44 16 Jan 2026 20:44

Thumbnail PC Fatayat NU Sampang Gelar Renstra, Prioritaskan Pengkaderan dan Pemberdayaan Ekonomi

Pengurus PC Fatayat NU Sampang saat mengikuti Renstra, Jumat, 16 Januari 2026 (Foto: Yustin for Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sampang menggelar kegiatan Rencana Strategis (Renstra) di Kantor PC NU Sampang. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, mulai 15 hingga 16 Januari 2026.

Renstra ini diikuti oleh seluruh pengurus PC Fatayat NU Sampang dan didampingi oleh Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Timur. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyusun arah dan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan.

Ketua PC Fatayat NU Sampang, Haniatus Shofiyah, mengatakan bahwa Renstra menjadi wadah bagi para pengurus untuk menggali potensi serta mengembangkan kreativitas melalui program-program yang disesuaikan dengan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki organisasi.

"Renstra merupakan salah satu wadah bagi pengurus PC Fatayat NU Sampang untuk diarahkan dalam menggali dan menemukan potensi serta mengembangkan kreativitas melalui program-program yang disesuaikan dengan SDM yang ada," ujarnya.

Ia menjelaskan, penyusunan Renstra melibatkan seluruh pengurus PC Fatayat NU Sampang dengan pendampingan dari PW Fatayat NU Jawa Timur. Proses penyusunan dimulai dari penentuan mimpi atau keinginan prioritas dari masing-masing bidang dan lembaga, kemudian disusun secara sistematis dan terukur.

"Penyusunan Renstra dilakukan melalui tahapan yang terarah, mulai dari proses paling awal hingga menjadi program kerja yang benar-benar menerjemahkan visi dan misi organisasi," jelasnya.

Lebih lanjut, Haniatus Shofiyah menyampaikan bahwa program prioritas PC Fatayat NU Sampang meliputi optimalisasi ranting di setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC), penguatan kepemimpinan perempuan (women leadership), pengkaderan, advokasi, serta pengembangan ekonomi melalui pelatihan penggalangan dana (fundraising).

Dengan adanya Renstra, ia berharap seluruh program kerja selama lima tahun ke depan dapat berjalan secara terarah dan terukur, sehingga setiap penanggung jawab bidang dan lembaga memahami tugas serta tanggung jawabnya masing-masing.

"Kami berharap setelah Renstra ditetapkan, visi dan misi Fatayat NU yang diterjemahkan melalui berbagai program unggulan dapat tercapai," ucapnya.

Meski demikian, Haniatus Shofiyah mengakui adanya sejumlah tantangan dalam pelaksanaan Renstra, terutama terkait keterbatasan waktu para pengurus.

"Tantangannya adalah waktu, karena mayoritas pengurus Fatayat NU merupakan ibu-ibu muda yang harus membagi waktu antara keluarga, pekerjaan, adat dan budaya masyarakat, serta tetap meluangkan waktu untuk berkhidmah di Fatayat NU," ungkapnya.

Ia juga menilai kader Fatayat NU selama ini bersikap kooperatif dan memiliki semangat untuk terus belajar hal-hal baru.

"Semoga kader Fatayat NU tetap solid dalam menghadapi berbagai rintangan dan tantangan," pungkasnya. (*)

 

Tombol Google News

Tags:

Renstra PC Fatayat NU Sampang NAHDLATUL ULAMA Fatayat Nahdlatul Ulama NU Pemberdayaan Ekonomi