KETIK, SAMPANG – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial melalui program Sapa Bansos saat kunjungan kerja di Pendopo Bupati Sampang, Selasa, 3 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus kepada 2.744 lansia, Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) bagi 178 penerima manfaat, serta bantuan kewirausahaan inklusif dan produktif melalui Program KIP KPM Jawara untuk 101 penerima manfaat.
Ia mengatakan, program Sapa Bansos dirancang dengan dua pendekatan. Pertama, sebagai bantalan sosial bagi kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas berat dan lansia tidak mampu.
Kedua, sebagai bantalan ekonomi yang bertujuan mendorong pengentasan kemiskinan ekstrem melalui program kewirausahaan dan zakat produktif.
“Sapa Bansos tidak hanya bersifat bantuan sosial, tetapi juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat agar lebih mandiri,” kata Khofifah Indar Parawansa.
Ia menambahkan, kegiatan di Sampang merupakan bagian dari Sapa Bansos sekaligus Amaliah Ramadan 1447 Hijriah, yang menjadi titik ke-8 pelaksanaan selama Ramadan 2026.
"Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap program tersebut dapat memperkuat struktur sosial masyarakat sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi," harapnya.
Selain PKH Plus, ASPD, dan KIP KPM Jawara, Pemprov Jawa Timur juga menyalurkan zakat produktif, bantuan operasional pendamping PKH Plus, serta tali asih bagi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Bantuan lainnya meliputi Program Pemberdayaan BUMDes, Program Desa Berdaya, Program Jatim Puspa, bantuan keuangan desa, serta program pembinaan jalan kabupaten. (*)
