KETIK, SAMPANG – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam kegiatan Sapa Bansos yang digelar di Pendopo Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Selasa, 3 Maret 2026.
Kehadiran Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang untuk terus mempererat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan perlindungan masyarakat rentan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten, saya mengucapkan selamat datang kepada Ibu Gubernur Jawa Timur beserta jajaran kepala OPD dan direktur utama BUMD Provinsi Jawa Timur," ujar H Slamet Junaidi.
"Kehadiran Ibu Gubernur di tengah-tengah kami merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap masyarakat Sampang, khususnya bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan dukungan dan bantuan,” sambungnya.
Ia menjelaskan, sejumlah bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut meliputi bantuan untuk keluarga penerima manfaat (KPM) lansia Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, asistensi sosial penyandang disabilitas, penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Putri Jawara, KIP KPM Jawara, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), SDM pendamping PKH Plus, Taruna Siaga Bencana (Tagana), hingga penerima zakat produktif.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat Sampang.
“Kami menyadari bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang tergolong rentan, tidak bisa dilakukan oleh pemerintah kabupaten saja. Diperlukan kolaborasi, sinergi, dan kepedulian dari berbagai pihak," jelasnya.
"Pada hari ini, kami merasakan betul bagaimana Pemerintah Provinsi Jawa Timur hadir di tengah-tengah kami, memberikan bantuan yang nyata dan langsung menyentuh masyarakat. Bantuan ini tidak hanya bernilai materi, juga tetapi menjadi simbol negara selalu hadir untuk masyarakat kecil,” kata Bupati.
Selain bantuan sosial, Pemprov Jawa Timur juga menyalurkan bantuan keuangan khusus kepada 10 pemerintah desa di Kabupaten Sampang sebagai bagian dari program Jatim Puspa Plus, Desa Berdaya, pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta bantuan keuangan desa.
H Slamet Junaidi berharap injeksi dana tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memaksimalkan kapasitas BUMDes sehingga kemandirian desa terus berkembang.
“Kami yakin bantuan ini akan menjadi pendorong semangat dan motivasi bagi para penerima untuk mandiri dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. Terlebih lagi, pilar-pilar kesejahteraan sosial seperti TKSK, pendamping PKH, dan Tagana merupakan garda terdepan dalam membantu pemerintah memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat,” ucapnya.
Ke depan, imbuh dia, Pemkab Sampang berkomitmen memperkuat kerja sama dengan Pemprov Jawa Timur agar program-program sosial dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan mereka.
“Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur Jawa Timur atas atensinya kepada kami. Mudah-mudahan hubungan baik ini terus terjalin sehingga program pembangunan Provinsi Jawa Timur dapat kami selaraskan dengan visi dan misi pembangunan di Kabupaten Sampang,” tandasnya. (*)
