KETIK, SAMPANG – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sampang menggelar Pondok Ramadan. Kegiatan tersebut terdiri atas Pondok Ramadan reguler bagi siswa serta Pondok Ramadhan kilat yang melibatkan guru dan siswa.
Kepala MAN Sampang, Matrapi, mengatakan Pondok Ramadan reguler diikuti sekitar 400 siswa. Sementara itu, Pondok Ramadan kilat melibatkan guru dan siswa dalam rangka peningkatan kapasitas keagamaan dan keterampilan.
“Pondok Ramadan reguler ini diikuti kurang lebih 400 siswa. Kalau Pondok Ramadan kilat diikuti oleh guru dan siswa,” ujarnya, Selasa, 3 Maret 2026.
Pihaknya juga menyelenggarakan program peningkatan kemampuan bahasa Inggris bagi para guru. Sebanyak 29 guru mengikuti program tersebut dengan menghadirkan tutor dari Pare.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah berjalan 10 hari. Sisa waktu yang ada kami maksimalkan agar guru dapat berbahasa Inggris sehingga saat berkomunikasi dengan siswa bisa menggunakan bahasa Inggris meskipun sederhana,” kata dia.
Untuk santri Pondok Ramadan, lanjut Matrapi, terdapat empat program utama, yakni pembinaan dari Kantor Urusan Agama (KUA), pengembangan Bahasa Inggris, pengembangan Bahasa Arab, serta program tahfiz dan takhassus kitab.
Ia menyampaikan, pada akhir kegiatan Pondok Ramadan akan diadakan malam peresmian. Dalam kegiatan tersebut, para siswa akan mengikuti uji publik dengan menampilkan hasil pembelajaran selama program berlangsung.
“Insyaallah di akhir Pondok Ramadan akan diadakan malam pengukuhan. Di malam itu semua siswa diuji secara publik dan menampilkan kemampuannya,” ucapnya.
Terkait kegiatan belajar mengajar (KBM) selama Ramadan, Matrapi menegaskan pelaksanaannya tetap mengacu pada regulasi dan surat edaran pemerintah.
“Intinya selama Ramadan kami menyesuaikan dengan juknis dan juklak KBM yang berlaku,” katanya.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru dan staf yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.
Menurut dia, seluruh guru dan staf bergiliran piket dari pagi hingga malam hari, termasuk mendampingi santri Pondok Ramadan. Setiap malam, sedikitnya enam guru bertugas mendampingi kegiatan.
“Saya bangga. Semoga semua guru, staf, dan siswa tetap istiqamah mengikuti kegiatan Pondok Ramadan. Terima kasih atas loyalitasnya. Semoga pada malam pelantikan nanti seluruh siswa dapat mengikuti uji publik dengan baik,” tandasnya. (*)
