Aklamasi! Wahyu Suwito Terpilih Jadi Motor Penggerak PPDI Sumbergempol Tulungagung

27 Januari 2026 20:12 27 Jan 2026 20:12

Thumbnail Aklamasi! Wahyu Suwito Terpilih Jadi Motor Penggerak PPDI Sumbergempol Tulungagung

Wahyu Suwito terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PPDI Kecamatan Sumbergempol bersama ketua dan pengurus PKDI Tulungagung dan anggota PPDI lainnya, Selasa, 27 Januari 2026. (Foto: Hariyadi/ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tulungagung mengadakan Musyawarah Kecamatan (Muscam) PPDI Sumbergempol, Selasa pagi, 27 Januari 2026.

Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PPDI bertempat di Balai Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. 

Turut hadir pada acara tersebut jajaran Forkopimcam, Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Tulungagung, Ketua PKDI Sumbergempol, Ketua PPDI, Kepala Desa Jabalsari Mahmudi, dan seluruh perwakilan perangkat desa se-Kecamatan Sumbergempol.

Ketua PKDI Kabupaten Tulungagung, Juni, menyambut baik pelaksanaan Muscam ini. Menurutnya, PPDI bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan mitra strategis dalam membangun desa.

"Ibarat sebuah bangunan, jika kami para kepala desa adalah atapnya, maka semua para perangkat desa adalah fondasi dan tiang-tiang penyangganya. Tanpa fondasi yang kuat dan tiang yang kokoh, mustahil roda pemerintahan desa bisa berjalan dengan stabil,” ujar Juni.

Harapannya melalui Muscam ini akan terpilih kepengurusan yang solid. Terpilih pemimpin yang mampu merangkul seluruh perangkat desa, mulai sekretaris desa hingga kepala dusun, demi kekompakan internal.

"Mari kita buang jauh-jauh ego sektoral. Hubungan antara kepala desa dan perangkat desa harus harmonis. Jika ada sumbatan komunikasi, selesaikan di dalam wadah organisasi ini dengan kepala dingin," ucap Juni.

"Semoga tantangan regulasi desa ke depan semakin dinamis. Saya berharap PPDI menjadi kawah candradimuka untuk meningkatkan profesionalisme rekan-rekan sekalian," imbuhnya. 

Ia menegaskan bahwa PKDI sangat terbuka untuk diskusi dan kolaborasi.

"PKDI siap membuka pintu selebar-lebarnya untuk berdiskusi dan berkolaborasi. Kesejahteraan perangkat desa adalah perjuangan kita bersama. Namun, harus dibarengi dengan kinerja yang semakin nyata untuk masyarakat," pungkasnya.

Senada dengan Ketua PKDI Kabupaten Tulungagung, Camat Sumbergempol yang diwakili Sekcam, Tatag Iswara, mengatakan PPDI adalah wadah profesi yang sangat strategis. Perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan publik. 

“Baik buruknya wajah pemerintah di mata masyarakat sangat bergantung pada dedikasi dan kinerja bapak/ibu sekalian,” ujarnya.

"Saya ucapkan selamat melaksanakan Muscam. Semoga kepengurusan yang terpilih mampu menjalankan dengan amanah dan mampu membawa perubahan positif bagi kesejahteraan perangkat desa maupun pelayanan kepada masyarakat," lanjut Tatag Iswara. 

Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung, Abdul Fatah, mengimbau peserta Muscam untuk bahu-membahu menjaga keharmonisan organisasi antarperangkat desa se-Kecamatan Sumbergempol.

"Apa pun yang terjadi, perlu disadari tugas yang melekat ke kita semua adalah perangkat desa sebagai pelayan masyarakat yang harus selalu berkoordinasi dan patuh kepada perintah kepala desa," tutur Abdul Fatah.

Ia melanjutkan, sejarah mencatat PPDI Kabupaten Tulungagung bermula dari embrio kecil dengan nama Forum Komunikasi Perangkat Desa (FKPD). Tercetus dari pemikiran seluruh perangkat desa wilayah Sumbergempol.

"Keberhasilan kami sekarang, kami tidak akan melupakan dari sebuah embrio kecil FKPD ini hingga menjadi PPDI yang besar namanya sampai sekarang," tegas Kaur Kesra Desa Kendal ini.

"Kami sebagai penerus PPDI yang baru, tidak akan melupakan sejarah. Kami tidak akan melupakan program dari kepemimpinan yang lama, tetapi kami akan membuat inovasi-inovasi sendiri yang baru dan tetap fokus untuk kesejahteraan seluruh anggota PPDI," imbuhnya.

Ia menegaskan harapannya agar seluruh anggota PPDI menaati peraturan dan kode etik organisasi.

"Supaya ditaati oleh semua anggota PPDI dengan menerapkan memakai seragam batik PPDI lengkap dengan atribut lengkap setiap tanggal 17, jika pada saat tanggal tersebut libur, diganti pada hari besoknya," pungkasnya.

Di penghujung Muscam PPDI Sumbergempol, Wahyu Suwito, M.Pd., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PPDI Kecamatan Sumbergempol.

"Saya menyadari bahwa saya tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan, kritik, dan saran yang membangun dari rekan-rekan semua,” ungkap Wahyu kepada awak media usai acara.

Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan PPDI Kecamatan Sumbergempol sebagai organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat desa.

"Mari kita jadikan PPDI Kecamatan Campurdarat sebagai organisasi yang aktif, progresif, dan bermanfaat bagi anggotanya serta masyarakat desa," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

PPDI Tulungagung PPDI Kecamatan Sumbergempol Kecamatan Sumbergempol PKDI kabupaten tulungagung PKDI Kabupaten Tulungagung #sumbergempol