Malintang Kawasi Serukan Ketertiban Desa di Tengah Ramadan

11 Maret 2026 17:16 11 Mar 2026 17:16

Thumbnail Malintang Kawasi Serukan Ketertiban Desa di Tengah Ramadan

Gambar udara Pemukiman Baru Desa Kawasi, Pulau Obi, Halmahera Selatan (Foto: Humas Harita Nickel For Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Masyarakat Lingkar Tambang (Malintang) Kawasi Halmahera Selatan mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh pihak agar menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Desa Kawasi.

Seruan ini disampaikan di tengah berlangsungnya ibadah bulan suci Ramadan, kegiatan gereja, serta aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Imbauan tersebut ditandatangani Ketua Malintang Kawasi, Bambang Bakir. Dalam keterangannya disebutkan bahwa sebagian masyarakat tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan yang membutuhkan suasana aman, tenang, dan penuh penghormatan.

Di saat yang sama, masyarakat Kawasi juga sedang mempersiapkan agenda keagamaan penting, yakni Konferda AMGPM PP Obi serta Sidang Klasis ke-33 GPM PP Obi yang dijadwalkan berlangsung pada Maret hingga April 2026.

Ketua Malintang Kawasi Bambang Bakir menegaskan bahwa unsur masyarakat tidak akan membiarkan adanya tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas desa, terlebih di tengah suasana ibadah Ramadan.

“Kami sebagai unsur yang turut menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Kawasi tidak akan tinggal diam. Siapa pun yang melakukan tindakan tidak pantas dan merusak suasana Ramadhan akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” ujar Bambang Bakir Rabu 11 Maret 2026.

Menurutnya, Malintang Kawasi berkomitmen menjaga stabilitas wilayah sekaligus mencegah potensi konflik sosial yang dapat merugikan masyarakat luas. Karena itu, seluruh pihak diminta menghormati kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Desa Kawasi.

Pesan serupa juga pernah disampaikan Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin. Saat berbuka puasa di kediaman dinasnya di Desa Papaloang, Kecamatan Bacan Selatan beberapa waktu lalu. Helmi mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan selama Ramadan.

“Sebagai pemerintah daerah, tentu kita ingin momentum Ramadan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi,” ujar Helmi.

Ia menambahkan bahwa soliditas dan kepedulian sosial menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Bagi masyarakat Kawasi, Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat ibadah dan mempererat hubungan sosial. Karena itu, Bambang menuturkan bahwa segala bentuk provokasi, keributan, maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenangan warga dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai bulan suci.

Tombol Google News

Tags:

Halmahera Selatan desa kawasi Malintang Kawasi Ketertiban Ramadan Harita Nickel Maluku Utara