KETIK, SURABAYA – Di tengah perkembangan teknologi kamera ponsel yang semakin canggih, tren tak terduga justru muncul di kalangan anak muda. Kamera digital saku keluaran awal tahun 2000-an, yang dahulu sempat dianggap usang, kini kembali populer dan banyak digunakan oleh generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen-Z).
Di berbagai kafe, konser musik, hingga pertemuan santai, kamera digital saku atau yang sering disebut digicam kembali terlihat di tangan generasi Z. Bagi sebagian orang, perangkat ini bukan sekadar alat mengambil gambar, melainkan simbol gaya dan cara baru menikmati fotografi yang terasa lebih personal.
Fenomena ini muncul di saat kamera smartphone terus berkembang dengan resolusi tinggi dan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan. Namun, justru karena kesederhanaannya, digicam dianggap mampu menghasilkan foto yang memiliki karakter berbeda dibandingkan kamera ponsel modern.
Salah satu daya tarik utama digicam adalah karakter warna khas. Setiap merek kamera memiliki cara berbeda dalam menangkap warna sehingga menghasilkan nuansa foto unik. Tanpa pemrosesan otomatis yang berlebihan seperti pada kamera ponsel, hasil gambar dari digicam sering kali terasa lebih hangat dan bernuansa retro.
Selain itu, tekstur foto dari kamera digital lama cenderung lebih lembut dan tidak terlalu tajam. Bagi sebagian penggemar fotografi, tekstur ini memberikan kesan alami dan menghadirkan nuansa nostalgia yang sulit ditiru oleh teknologi kamera modern.
Ciri lain yang membuat digicam kembali diminati adalah karakter pencahayaan dari lampu kilatnya. Flash pada kamera digital saku menghasilkan kontras yang kuat dan langsung menonjolkan objek foto. Efek pencahayaan ini memberikan kesan spontan yang sering diasosiasikan dengan gaya fotografi era awal 2000-an.
Kembalinya popularitas digicam menunjukkan bahwa dalam dunia fotografi, keindahan tidak selalu ditentukan oleh teknologi paling mutakhir. Bagi sebagian orang, keterbatasan teknologi justru menghadirkan keunikan visual yang memberi ruang lebih luas untuk berekspresi dan bercerita melalui gambar. (*)
