KETIK, MALANG – Jelang pelaksanaan ibadah Paskah, Polresta Malang Kota melaksanakan sterilisasi gereja, Minggu, 5 April 2026. Sterilisasi dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah.
Sterilisasi dilakukan di Gereja Katolik Paroki Santo Albertus de Trapani, Gereja Yesus Hidup Sejati (YHS) Malang, Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kayutangan, serta Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, melalui Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, mengatakan pelaksanaan sterilisasi telah dimulai sejak Kamis, 2 April 2026, sebelum pelaksanaan ibadah Jumat Agung.
Sterilisasi dilakukan dengan menyisir seluruh area gereja, meliputi ruang ibadah, altar, hingga tempat parkir. Proses ini turut melibatkan tim K-9 yang diterjunkan langsung di lapangan.
"Sterilisasi melibatkan Unit K-9 ini dengan tujuan untuk memastikan umat Kristiani dapat beribadah dengan aman dan khusyuk. Kami selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik, khususnya pada kegiatan keagamaan," jelasnya, Minggu, 5 April 2026.
Di dalam sterilisasi tersebut, petugas menyisir dengan menggunakan peralatan deteksi seperti metal detector, mirror inspection dan alat pendeteksi bahan peledak serta dukungan anjing pelacak K-9.
Pola sterilisasi dilakukan dengan metode melingkar dan berjalan sejajar untuk memastikan tidak ada titik yang terlewat. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bahan kimia maupun bahan peledak.
"Selain melakukan sterilisasi, kami juga menugaskan Bhabinkamtibmas di setiap kelurahan untuk melakukan pengamanan langsung di gereja. Selain itu, juga sekaligus memperkuat komunikasi humanis dengan jemaat," terangnya.
Sementara itu, Pastor Vikar Paroki Gereja Katedral Ijen, Romo Alfonsus Zeino Kurniawan, mengapresiasi kegiatan sterilisasi yang dilakukan oleh jajaran Polresta Malang Kota.
"Lewat dukungan ini, memberikan rasa aman dan nyaman bagi kami dalam beribadah. Kami juga berharap, pelaksanaan ibadah Paskah dapat berjalan dengan lancar sama seperti ibadah Jumat Agung yang telah dilaksanakan sebelumnya," tandasnya. (*)
