Lezatnya Spiku, Kuliner Khas Surabaya yang Sudah Melegenda

3 Januari 2026 05:00 3 Jan 2026 05:00

Thumbnail Lezatnya Spiku, Kuliner Khas Surabaya yang Sudah Melegenda
Chef Ferdiyanzah sedang menghias kue spiku dengan nuansa Natal. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Mendengar kata spiku, identik dengan Surabaya. Kue ini memang sudah lama terkenal sebagai oleh-oleh dari Kota Pahlawan.

Kue spiku memiliki sejarah panjang, sejak zaman kolonial Belanda. Nama spiku sendiri terdiri dari dua kata spek dan koek. Spek artinya lemak babi koek artinya kue.

Dinamakan lemak babi karena spiku terlihat berlapis-lapis seperti lemak babi, walaupun bahan-bahan pembuatnya tidak ada.

Seiring berkembangnya zaman, spiku terus mengalami modifikasi. Tujuannya, pembeli tidak bosan dengan penampilan spiku yang seperti itu saja sekaligus menyesuaikan momen, sehingga bisa dijadikan buah tangan.

Salah satu contohnya adalah kue spiku ber-coating pohon natal untuk memperingati hari keagamaan umat Kristiani. 

Seorang pastry chef Ferdiyanzah mengungkapkan, spiku merupakan makanan khas Surabaya. Hal inilah yang membuatnya ingin memberikan sesuatu spesial.

"Spiku dipilih karena memiliki rasa manis dan legit dengan tekstur lembut sehingga mudah diterima oleh berbagai kalangan," katanya.

Anda sendiri bisa membuat spiku di rumah. Berikut resepnya yang dapat dipraktikkan.

Bahan-bahan:

A. Lapisan Kuning (Kuning Telur):

  • 6 butir telur kuning
  • 125 gram tepung terigu
  • 125 gram gula pasir
  • 125 gram margarin, lelehkan

B. Lapisan Cokelat (Cokelat Telur):

  • 6 butir telur utuh
  • 125 gram tepung terigu
  • 125 gram gula pasir
  • 2 sendok makan cokelat bubuk
  • 125 gram margarin, lelehkan

C. Filling (Selai):

  • Selai sesuai selera (misalnya, selai kacang hijau atau selai cokelat)

Cara membuat:

1. Persiapan:

Panaskan oven pada suhu 180 derajat Celsius.

Siapkan loyang persegi atau bulat (ukuran kira-kira 20×20 cm) dengan alasnya dioles margarin dan dialasi kertas roti.

2. Lapisan Kuning (Kuning Telur):

a. Pisahkan kuning telur dari putih telur.

b. Kocok kuning telur dengan gula pasir hingga mengembang dan berwarna kuning pucat.

c. Masukkan tepung terigu secara perlahan sambil terus dikocok dengan kecepatan rendah.

d. Tuangkan margarin leleh ke dalam adonan dan aduk hingga rata.

e. Setelah adonan tercampur rata, sisihkan.

3. Lapisan Cokelat (Cokelat Telur):

a. Kocok telur utuh dengan gula pasir hingga mengembang dan berwarna putih.

b. Tambahkan tepung terigu dan cokelat bubuk ke dalam adonan telur, lalu aduk hingga tercampur rata.

c. Tuangkan margarin leleh ke dalam adonan dan aduk hingga rata.

4. Proses Pemanggangan: 

A. Tuangkan setengah dari adonan kuning telur ke dalam loyang yang telah disiapkan. Ratakan dengan spatula.

B. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan selama sekitar 10-15 menit atau hingga lapisan kuning matang. Pastikan untuk memantau proses panggangan agar tidak terlalu gosong. 

C. Keluarkan loyang dari oven dan biarkan lapisan kuning yang pertama ini dingin. 

D. Setelah dingin, oleskan selai (kacang hijau atau cokelat) di atas lapisan kuning. 

E. Tuangkan adonan cokelat di atas selai hingga merata. 

F. Panggang lagi dalam oven selama 10-15 menit atau hingga lapisan cokelat matang. 

G. Keluarkan loyang dari oven dan biarkan kue Spiku dingin di dalam loyang.

5. Penyajian:

Setelah benar-benar dingin, potong Kue Spiku menjadi potongan-potongan sesuai selera dan siap disajikan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Spiku spiku Surabaya resep spiku Kuliner Surabaya Kuliner Natal