Kota Batu Sukses Turunkan Stunting ke 10 Persen, 193 Posyandu Jadi Kuncinya!

12 November 2025 15:35 12 Nov 2025 15:35

Thumbnail Kota Batu Sukses Turunkan Stunting ke 10 Persen, 193 Posyandu Jadi Kuncinya!

Wakil Wali Kota Batu bersama Ketua Tim Penggerak Posyandu Kota Batu menyapa peserta Jambore Kader Posyandu, Rabu 12 November 2025. (Foto: Sholeh/Ketik.com) ‎

KETIK, BATU Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan bahwa peran 193 posyandu di Kota Batu sangat strategis dalam upaya menekan angka stunting.

Menurut Heli, langkah ini membuahkan hasil signifikan. Data terbaru menunjukkan, angka stunting di Kota Batu berhasil turun dari 24,3 persen pada 2023 menjadi 10 persen per September 2025. Penurunan drastis ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Batu dalam menangani masalah stunting secara bersama-sama.

‎‎"Yang mana pada hari ini Pak wali kota bertolak ke Jakarta untuk mendapatkan penghargaan atas keberhasilan penurunan stunting di Kota Batu," katanya dalam sambutan kegiatan Jambore Kader Posyandu, Rabu, 12 November 2025.

‎Penurunan tersebut, kata Heli, menjadi bukti peran Dinas Kesehatan, kader posyandu, tenaga kesehatan, dan petugas puskesmas yang bergotong royong menangani stunting. 

‎"Saat ini Pemkot Batu juga sudah memperkuat komitmen tersebut dengan ikut menandatangani MoU untuk memperhatikan isu stunting bersama seluruh Pemda di Indonesia," ujarnya.

‎Selain itu, lanjut Heli, Posyandu juga berperan sebagai pusat pelayanan dasar yang terintegrasi dengan berbagai layanan pemerintahan agar terakses dengan mudah oleh masyarakat. 

‎"Tidak diragukan lagi peran kader posyandu dalam menggerakkan hidup sehat di lingkungan masyarakat," katanya.

Dinas Kesehatan Kota Batu menggelar Gebyar Posyandu yang dipadukan dengan Jambore Kader Posyandu di salah satu hotel di Kota Batu, Rabu, 12 November 2025.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Batu, Yuni Astuti, menjelaskan, kegiatan ini sekaligus menjadi peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dengan tema Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.

Menurut Yuni, Jambore Kader Posyandu merupakan salah satu kegiatan pembinaan kader posyandu di bidang kesehatan. Yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader-kader posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

‎"Sebagai salah satu upaya meningkatkan kinerja kader-kader dalam melaksanakan tugasnya, maka perlu diberikan penghargaan apresiasi dalam beberapa lomba. Antara lain lomba posyandu, lomba kader berprestasi, lomba baduta sehat, lomba penyuluhan, serta lomba senam sehat berkreasi," urainya.

Rangkaian kegiatan Jambore Kader Posyandu diawali dengan lomba Baduta Sehat, yang dibagi dalam dua kategori usia, yakni 6–12 bulan dan 13–24 bulan.

Selanjutnya, digelar lomba Posyandu Berprestasi dan lomba Kader Berprestasi. Tidak hanya itu, acara juga menghadirkan lomba Senam Kreasi dan lomba Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta penyuluhan di tingkat kelurahan dan desa.

‎"Rangkaian kegiatan ini telah dilakukan seleksi tingkat desa dan kelurahan yang dilakukan oleh 5 puskesmas se Kota Batu selama bulan Oktober 2025 lalu," jelas Yuni.

‎Yuni menegaskan, tujuan Jambore Kader Posyandu adalah meningkatkan motivasi dan semangat kader, melalui pemberian penghargaan untuk berpartisipasi aktif dalam lomba kegiatan yang dilaksanakan. Serta, dalam rangka meningkatkan keterampilan serta wawasan para kader dalam memberikan pelayanan kesehatan di masyarakat. 

‎"Kegiatan ini tentunya sebagai wujud komitmen kami dalam mendukung serta melaksanakan visi misi wali kota dan wakil wali Kota Batu. Dengan salah satu fokus utama kami adalah peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat," tegasnya.

Tombol Google News

Tags:

Kota Batu Dinas Kesehatan Kota Batu Jambore Kader Posyandu Hari Kesehatan Nasional ke 61 Hkn Stunting Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto