Koleksi Museum Mpu Purwa Pikat Wisatawan Luar Kota Malang

3 Januari 2026 08:55 3 Jan 2026 08:55

Thumbnail Koleksi Museum Mpu Purwa Pikat Wisatawan Luar Kota Malang
Sebagian koleksi arca Museum Mpu Purwa, Kota Malang. (Foto: Meutia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Museum Mpu Purwa Kota Malang kian menarik perhatian wisatawan dari luar daerah. Koleksi arca, prasasti, hingga benda-benda pemujaan dari masa Singhasari, Kanjuruhan, hingga Majapahit menjadi magnet utama kunjungan.

Indah, wisatawan asal Sidoarjo, mengaku sengaja datang ke Museum Mpu Purwa karena penasaran dengan koleksi benda bersejarah yang dimiliki museum tersebut. Ia ingin belajar lebih banyak tentang sejumlah prasasti dan arca yang dipamerkan.

“Saya tertarik mempelajari prasasti dan arca peninggalan Kerajaan Singhasari,” ujar Indah.

Tak hanya koleksi Singhasari, Indah juga mengaku terpukau oleh koleksi unik lainnya.

“Yang juga menarik adalah Arca Ganesha dan diorama sejarah Ken Dedes,” tuturnya.

Indah hanyalah satu dari belasan ribu pengunjung Museum Mpu Purwa setiap tahunnya. Menurut informasi yang didapat Ketik.com, jumlah kunjungan ke Museum Mpu Purwa mencapai 18 ribu hingga 20 ribu orang per tahun, sebagian di antaranya berasal dari luar Kota Malang.

Museum Mpu Purwa telah berdiri sejak 2 Mei 2004 dan diresmikan oleh Wali Kota Malang saat itu, Peni Suparto. Nama “Mpu Purwa” diambil dari nama ayah Ken Dedes, seorang brahmana dari Panawijyan—kini dikenal sebagai Polowijen—yang berada di wilayah Kota Malang.

Museum ini memiliki koleksi dari era Kerajaan Kanjuruhan hingga Majapahit. Sejumlah koleksi unik tersimpan di dalamnya, seperti Arca Babi, Arca Ganesha, makara, serta berbagai prasasti.

Selain koleksinya yang beragam, lokasi museum juga menjadi daya tarik tersendiri. Terletak di tengah kota, tepatnya di Jalan Soekarno-Hatta, Lowokwaru, Museum Mpu Purwa mudah dijangkau oleh wisatawan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Museum Mpu Purwa Kota Malang Museum Mpu Purwa museum malang Museum Kota Malang