Harita Nickel Latih 40 Pemuda Pulau Obi Jadi Operator Bersertifikasi

18 Februari 2026 20:48 18 Feb 2026 20:48

Thumbnail Harita Nickel Latih 40 Pemuda Pulau Obi Jadi Operator Bersertifikasi

Para pemuda lingkar operasional Harita Nickel di Pulau Obi antusias mengikuti program vokasi PELITA untuk meningkatkan skill yang dapat menunjang pengembangan karier (Foto Humas Harita Nickel For Ketik.com)

KETIK, MALUKU UTARA – Harita Nickel kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sumber daya manusia lokal melalui Program Vokasi Peningkatan Keahlian Keterampilan Pemuda (PELITA) angkatan IV. Sebanyak 40 pemuda asal Pulau Obi, Maluku Utara, mengikuti pelatihan operator Overhead Crane bersertifikasi.

Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mempersiapkan tenaga kerja lokal agar selaras dengan kebutuhan industri hilirisasi nikel yang terus berkembang.

Community Development Manager Harita Nickel, Broto Suwarso, menjelaskan bahwa PELITA dirancang sebagai jembatan antara kebutuhan industri dan potensi pemuda daerah yang belum memiliki keterampilan khusus.

“Inisiatif vokasi PELITA adalah wujud nyata keberpihakan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Ini strategi kami agar masyarakat dapat menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri, dengan kompetensi yang teruji,” ujar Broto Rabu 18 Februari 2026.

Foto Community Development Manager Harita Nickel, Broto Suwarso, memberikan ucapan selamat kepada para peserta vokasi PELITA angkatan IV. (Foto Harita Nickel)Community Development Manager Harita Nickel, Broto Suwarso, memberikan ucapan selamat kepada para peserta vokasi PELITA angkatan IV. (Foto Harita Nickel)

Sebagai perusahaan pertambangan dan hilirisasi nikel terintegrasi, Harita Nickel saat ini menyerap sekitar 26 ribu tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, sekitar 85 persen merupakan warga negara Indonesia, dengan hampir separuhnya berasal dari Maluku Utara.

Kondisi ini menunjukkan besarnya peran tenaga kerja lokal dalam mendukung operasional perusahaan. Program PELITA pun menjadi salah satu upaya untuk terus memperluas keterlibatan masyarakat sekitar.

Selama tiga bulan, para peserta akan menjalani pelatihan intensif dalam mengoperasikan Overhead Crane. Selain keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pembinaan mental, fisik, serta kedisiplinan agar siap menghadapi dunia kerja industri.

“Target kami jelas, agar pemuda lokal memiliki peluang karier yang lebih baik. Terbukti, sebagian besar lulusan PELITA angkatan sebelumnya telah terserap dan bekerja di lingkungan operasi perusahaan,” tambah Broto.

Manfaat program ini turut dirasakan oleh La Rehan, peserta PELITA angkatan IV asal Desa Soligi. Sebelumnya, ia bekerja sebagai tenaga harian lepas dan berusaha mengikuti seleksi demi memperoleh keterampilan baru.

Foto Deputy Department Head of Technical Support Harita Nickel, Agung Aribowo, memberikan ucapan selamat kepada para peserta vokasi PELITA angkatan IV. (Foto Harita Nickel)Deputy Department Head of Technical Support Harita Nickel, Agung Aribowo, memberikan ucapan selamat kepada para peserta vokasi PELITA angkatan IV. (Foto Harita Nickel)

"Saya sangat senang bisa terpilih. Program ini memberikan kesempatan bagi kami warga lokal yang minim pengalaman untuk memiliki keterampilan industri. Saya berharap ini menjadi batu loncatan untuk pengembangan karier saya ke depan," ungkapnya.

Sejak pertama kali digelar, Program PELITA telah melahirkan banyak lulusan terampil. Angkatan pertama mencetak 14 operator Wheel Loader. Angkatan kedua meluluskan 28 operator Overhead Crane yang kini bekerja di fasilitas pemrosesan Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) PT Halmahera Jaya Feronikel (HJF).

Sementara itu, angkatan ketiga yang berfokus pada pelatihan Bahasa Mandarin telah meluluskan 22 peserta yang saat ini memasuki tahap pemagangan.

Konsistensi pelaksanaan PELITA mencerminkan komitmen Harita Nickel dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif di Pulau Obi. Melalui penguatan kompetensi lokal, perusahaan tidak hanya mendorong pemberdayaan masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi operasional yang aman, adaptif, dan berkelanjutan.

Tombol Google News

Tags:

Harita Nickel Program PELITA tenaga kerja lokal pulau obi Dari Obi Untuk Indonesia Halmahera Selatan Maluku Utara