Deteksi Dini Penyakit Penting, Nurhadi Ajak Masyarakat Blitar Rutin Skrining Kesehatan

12 Maret 2026 12:40 12 Mar 2026 12:40

Thumbnail Deteksi Dini Penyakit Penting, Nurhadi Ajak Masyarakat Blitar Rutin Skrining Kesehatan

Nurhadi saat menggelar kegiatan pembinaan kelompok masyarakat bertajuk Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang digelar di Aula Wisata Sumber Pucung, Desa Krejen, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Rabu, 11 Maret 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap kesehatan melalui deteksi dini penyakit. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan kelompok masyarakat bertajuk Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang digelar di Aula Wisata Sumber Pucung, Desa Krejen, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Rabu, 11 Maret 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan Rwpublik Indonesia dan diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Mereka hadir untuk mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta mencari solusi atas berbagai persoalan layanan kesehatan yang kerap dihadapi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Nurhadi menekankan bahwa deteksi dini penyakit merupakan langkah penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan sekaligus mencegah munculnya komplikasi yang lebih serius.

“Deteksi dini penyakit sangat krusial. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal melalui skrining atau pemeriksaan rutin, maka penanganan bisa dilakukan lebih cepat, lebih efektif, dan tentu lebih ringan bagi pasien,” ujar Nurhadi.

Menurutnya, banyak penyakit berbahaya yang sebenarnya dapat ditangani dengan baik apabila diketahui sejak tahap awal. Ia mencontohkan beberapa penyakit seperti kanker, diabetes, maupun hipertensi yang memiliki peluang pengobatan lebih tinggi apabila terdeteksi lebih dini.

“Penyakit seperti kanker, diabetes, dan hipertensi memiliki tingkat keberhasilan pengobatan yang jauh lebih tinggi jika ditemukan pada tahap awal. Karena itu, masyarakat tidak perlu menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan,” jelasnya.

Nurhadi juga menegaskan bahwa deteksi dini berperan penting dalam mencegah komplikasi serius yang dapat mengancam keselamatan pasien. Dengan pemeriksaan kesehatan secara rutin, risiko penyakit kronis dapat diketahui sebelum menimbulkan dampak yang lebih berat.

“Jika dideteksi sejak awal, kita bisa mencegah komplikasi seperti gagal ginjal, stroke, atau penyakit jantung. Ini tentu akan sangat membantu masyarakat untuk tetap hidup sehat dan produktif,” katanya.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin dinilai lebih efisien dari segi biaya dan waktu dibandingkan pengobatan ketika penyakit sudah memasuki tahap lanjut.

“Pengobatan pada tahap awal biasanya lebih sederhana dan tidak memerlukan prosedur yang kompleks. Biayanya juga jauh lebih ringan dibandingkan jika penyakit sudah berkembang menjadi stadium lanjut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nurhadi menyebut bahwa skrining kesehatan juga berfungsi untuk mengidentifikasi berbagai faktor risiko yang sering kali tidak disadari oleh masyarakat, seperti tekanan darah tinggi maupun kadar gula darah yang melebihi batas normal.

“Melalui skrining rutin, kita bisa mengetahui potensi risiko kesehatan sebelum gejala muncul. Dari situ masyarakat bisa mulai menyesuaikan pola hidup, menjaga pola makan, serta meningkatkan aktivitas fisik,” terangnya.

Ia pun mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan yang tersedia, termasuk program pemeriksaan kesehatan di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya.

“Jangan takut untuk memeriksakan diri. Justru dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check-up, kita bisa memastikan kondisi tubuh tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Kesehatan dalam kesempatan tersebut turut menegaskan bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan budaya hidup sehat.

Menurutnya, upaya promotif dan preventif seperti deteksi dini penyakit merupakan langkah strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

“Pemerintah terus mendorong masyarakat agar lebih aktif menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat, pemeriksaan rutin, serta memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung interaktif. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan seputar layanan kesehatan, mulai dari akses pemeriksaan hingga penanganan penyakit kronis.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini penyakit sebagai langkah awal menjaga kualitas hidup sekaligus mencegah risiko penyakit yang lebih berat di kemudian hari. (*)

Tombol Google News

Tags:

Nurhadi kesehatan Nasdem Blitar Kabupaten Blitar