Hari Kedua Mudik Lebaran 2026, Penumpang KA di Malang Capai 5.310 Orang

12 Maret 2026 12:30 12 Mar 2026 12:30

Thumbnail Hari Kedua Mudik Lebaran 2026, Penumpang KA di Malang Capai 5.310 Orang

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono saat memberikan keterangan terkait kesiapan menghadapi arus mudik Lebaran, Kamis, 12 Maret 2026. (Foto: Kukuh/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Memasuki hari kedua masa angkutan Lebaran pada Kamis, 12 Maret 2026, mobilitas penumpang kereta api (KA) di sejumlah stasiun wilayah Malang Raya mulai menunjukkan tren peningkatan.

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengonfirmasi bahwa tercatat sebanyak 5.310 penumpang pada hari ini. Jumlah tersebut terbagi atas 3.285 penumpang yang berangkat (naik) dan 2.025 penumpang yang tiba (turun) di stasiun-stasiun wilayah Malang.

"Angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga keberangkatan perjalanan kereta terakhir pada malam nanti. Memang sejak awal masa angkutan Lebaran, mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta mulai menunjukkan peningkatan," ujarnya kepada Ketik.com.

Hingga saat ini, total penjualan tiket KA jarak jauh dari wilayah Malang telah mencapai 61.254 tiket. Angka tersebut mencakup 45 persen dari total kapasitas sebanyak 136.045 tempat duduk yang disediakan untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Stasiun Malang mencatatkan jumlah pemesanan tertinggi sebanyak 51.059 tiket. Angka ini disusul oleh Stasiun Kepanjen dengan 4.608 tiket, Stasiun Malang Kota Lama 3.545 tiket, serta Stasiun Lawang dan Sumberpucung yang secara akumulatif mencatat 2.042 tiket.

"Dari prediksi kami, puncak arus mudik Lebaran untuk wilayah Malang Raya akan terjadi di tanggal 17 hingga 19 Maret 2026. Kemudian untuk puncak arus balik, diperkirakan akan terjadi di tanggal 24 Maret 2026," ungkapnya. 

Untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat selama masa angkutan Lebaran, Stasiun Malang mengoperasikan 13 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari. Terdiri dari 11 perjalanan KA reguler dan 2 perjalanan KA tambahan yaitu KA Arjuno Ekspres dan KA Gajayana Tambahan.

PT KAI Daop 8 Surabaya juga memperketat pengawasan di sejumlah titik prasarana yang masuk dalam kategori Daerah Perhatian Khusus (DAPSUS) di wilayah Malang Raya. Rinciannya, KM 49+000 hingga KM 49+200 petak jalan Blimbing - Malang yang berpotensi rawan banjir, KM 70+500 hingga KM 72+300 petak jalan Kepanjen–Ngebrug yang rawan longsor, serta KM 87+400 hingga KM 87+900 petak jalan Pohgajih–Kesamben yang juga rawan longsor.

"Pada titik tersebut, kami tempatkan personel siaga serta menyiapkan peralatan pendukung Alat Material Untuk Siaga (AMUS). AMUS ditempatkan di emplasemen Stasiun Wlingi, Kantor Resor Lawang, Kantor Resor Malang, serta Kantor Resor Wlingi," bebernya. 

Mahendro mengimbau calon pemudik untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan hanya membeli tiket melalui kanal resmi.

"Apabila tanggal keberangkatan yang diinginkan sudah mendekati penuh, maka masyarakat dapat mempertimbangkan alternatif tanggal perjalanan. Atau memanfaatkan skema perjalanan lanjutan agar tetap memperoleh pilihan perjalanan yang lebih fleksibel," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono Stasiun Malang Mudik Lebaran 2026 Lebaran 2026 Mudik Lebaran malang