Ketum DPP Ikama Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan dan Penciptaan Lapangan Kerja di Madura

11 Februari 2026 18:05 11 Feb 2026 18:05

Thumbnail Ketum DPP Ikama Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan dan Penciptaan Lapangan Kerja di Madura

Ketua umum DPP Ikama H. Muhammad Rawi (kaos hitam) dan H. Ismail Rawi ketua koperasi usaha mandiri (kaos merah putih) saat berada lahan pertanian milik Ikama Desa Masaran Bangkalan. (Foto.Ismail Hs/Ketik.com)

KETIK, BANGKALAN – Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Madura (Ikama), H. Muhammad Rawi, kembali mempertegas komitmen organisasinya dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya pada sektor ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja. Ikama menyatakan kesiapan penuh untuk bersinergi mengembangkan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai pilar ekonomi daerah.

H. Rawi menilai potensi sumber daya alam (SDA) di Madura sangat melimpah, namun pemanfaatannya belum optimal. Menurutnya, kunci keberhasilan pembangunan sektor pertanian terletak pada pendampingan berkelanjutan dan jaminan akses pasar bagi petani.

“Kalau pembimbing investor ada, dan pasar sudah tersedia, petani pasti bisa jalan. Sekarang pembeli sebenarnya sudah ada, tinggal memotivasi saja,” ujarnya, Rabu, 11 Februari 2026.

Ia menegaskan, petani seharusnya tidak lagi dibebani persoalan permodalan maupun pemasaran. Dalam hal ini, peran pemerintah dinilai sangat penting dalam menghadirkan ekosistem usaha yang sehat melalui pelatihan, pendampingan, hingga membuka akses investasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

"Seperti yang Ikama lakukan ini, Alhamdulillah kita bisa berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Bangkalan, silahkan lahan saya digarap, asalkan bisa bermanfaat dan bisa menciptakan lapangan kerja, saya senang dan sangat mendukung," tegasnya.

Menurutnya, penguatan sektor pertanian juga sejalan dengan berbagai program pemerintah, termasuk program penyediaan makanan bergizi yang membutuhkan ketersediaan beras, protein hewani, telur, hingga hasil perikanan secara berkelanjutan.

Ikama, kata dia, siap mengambil peran dalam mendukung program tersebut, terutama dalam upaya menciptakan lapangan kerja baru di Madura. Ia mengakui, salah satu tantangan yang masih dihadapi daerah adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) yang perlu terus ditingkatkan.

“Kami siap bersinergi selama tujuannya menciptakan lapangan kerja. Pemerintah harus melibatkan semua elemen, terutama anak muda,” tegasnya.

Selain sektor pertanian, H. Rawi juga menyoroti potensi besar Madura dari komoditas strategis seperti tembakau, garam, hingga gas alam. Ia menilai, jika pengelolaan ekonomi daerah dilakukan secara lebih optimal, Madura berpeluang menjadi salah satu daerah sumber kekuatan ekonomi nasional.

Ia mencontohkan besarnya nilai ekonomi tembakau Madura yang selama ini berkontribusi besar. Namun, distribusi nilai tambahnya dinilai belum sepenuhnya dirasakan oleh daerah.

“Kalau pengelolaan langsung optimal, potensi pendapatan daerah bisa jauh lebih besar. Belum lagi potensi gas dan garam,” jelasnya.

Ikama juga membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai organisasi masyarakat, selama memiliki tujuan yang sama dalam membangun ekonomi daerah secara positif, produktif, dan kondusif.

Melalui sinergi antara pemerintah, investor, organisasi masyarakat, dan generasi muda, Madura, khususnya Bangkalan, diharapkan dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis sektor pangan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Ikama Muhammad Rawi ketahanan pangan Ikatan Keluarga Madura Madura