KETIK, KENDAL – Komandan Korem (Danrem) 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael melakukan kunjungan kerja strategis ke Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 935/Satria Bahurekso yang berlokasi di Marshaling Area Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, pada Jumat 27 Maret 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan infrastruktur satuan dalam menjalankan tugas-tugas kewilayahan.
Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0715/Kendal, Letkol Inf Bagus Setyawan. Kedatangan rombongan disambut dengan penuh disiplin dan kebanggaan oleh para prajurit di bawah pimpinan Mayor Infanteri Harry Pribadhi. Pasukan menunjukkan dedikasi tinggi sebagai wujud kesiapan mereka dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas wilayah.
Saat memberikan arahan di hadapan para prajurit, Kolonel Arm Ezra Nathanael menekankan pentingnya disiplin, kesiapan tempur, serta peran strategis satuan dalam mendukung tugas pokok TNI AD. Beliau menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata perhatian dan dukungan komando atas semangat juang prajurit Satria Bahurekso.
"Sebagai prajurit, kesiapan dalam melaksanakan tugas di mana pun berada adalah harga mati. Itu merupakan konsekuensi dari profesi yang kita pilih," tegas Danrem.
Beliau juga mengingatkan bahwa karakter prajurit sejati harus terbentuk dalam situasi apa pun. "Kondisi yang seperti ini, mereka harus siap untuk pantang menyerah dan tahan menderita demi kepentingan bangsa dan negara," imbuhnya.
Kehadiran Batalyon TP 935/Satria Bahurekso di wilayah Kendal dinilai sebagai kekuatan baru yang diproyeksikan menjadi satuan efektif untuk mendukung program-program pemerintah daerah.
"Batalyon ini adalah kekuatan baru bagi wilayah Kendal. Fokusnya sangat jelas, yakni mendukung program ketahanan pangan serta membantu pemerintah daerah dalam berbagai aspek pembangunan," ungkap Danrem.
Selain urusan pembangunan dan pangan, Batalyon TP 935/SB juga disiapkan untuk respons cepat terhadap penanggulangan bencana alam maupun penanganan dinamika konflik sosial. Dengan tekad yang kuat, para prajurit berkomitmen untuk terus mengabdi demi terwujudnya ketahanan wilayah dan kesejahteraan masyarakat. (*)
