KETIK, SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatatkan kinerja ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kereta api atau On Time Performance (OTP) sebesar 100 persen selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Capaian tersebut diraih selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, di mana ketepatan waktu menjadi salah satu prioritas utama KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan bahwa seluruh perjalanan kereta api baik keberangkatan maupun kedatangan berhasil dijalankan tepat waktu sepanjang masa angkutan Nataru.
“Selama periode tersebut, KAI Daop 8 Surabaya berhasil mempertahankan On Time Performance keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga 100 persen,” ujar Mahendro.
Dalam kurun waktu tersebut, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan sebanyak 2.556 perjalanan kereta api, yang terdiri dari 1.620 perjalanan KA antarkota dan 936 perjalanan KA perkotaan.
Keberhasilan ini didukung oleh berbagai upaya peningkatan layanan, mulai dari optimalisasi pola operasi perjalanan, kesiapan sarana dan prasarana, hingga penguatan koordinasi petugas di lapangan. Langkah tersebut berdampak positif terhadap kelancaran perjalanan kereta api di seluruh stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.
Peningkatan layanan juga tercermin dari jumlah penumpang yang dilayani selama masa Angkutan Nataru. Sepanjang periode tersebut, KAI Daop 8 Surabaya melayani 837.240 penumpang, meningkat 10,5 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yang mencapai 757.187 penumpang.
KAI Daop 8 Surabaya mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Ke depan, KAI berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan guna memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan.
“Kami terus mengajak masyarakat untuk menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan,” pungkas Mahendro.(*)
