KETIK, MALANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, aktivitas belanja online biasanya meningkat. Banyak masyarakat memanfaatkan platform digital untuk membeli berbagai kebutuhan Lebaran, seperti pakaian baru,makanan dan hampers untuk keluarga dan kerabat.
Namun, di tengah meningkatnya transaksi digital, orang harus waspada terhadap berbagai modus penipuan online yang sering terjadi. Pelaku penipuan sering menggunakan berbagai taktik untuk menarik perhatian calon pembeli, seperti menawarkan harga yang sangat murah hingga meminta data pribadi.
Untuk menghindari hal ini, orang harus memeriksa kredibilitas toko online sebelum melakukan transaksi; salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan memeriksa ulasan pembeli dan reputasi toko di platform belanja.
Berbelanja melalui aplikasi resmi juga dapat lebih aman. Shopee, Tokopedia, dan Lazada adalah beberapa platform belanja online yang populer di Indonesia. Platform-platform ini biasanya menawarkan metode pembayaran yang mudah dan perlindungan konsumen untuk membuat transaksi lebih aman.
Selain itu, pembeli juga harus berhati-hati ketika diminta data pribadi sensitif. Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan, mengimbau orang agar lebih waspada terhadap penyalahgunaan data pribadi.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk sangat ekstra hati-hati dalam memberikan data diri pribadi,” ujar Friderica.
Agar transaksi lebih aman, orang disarankan untuk menggunakan metode pembayaran yang tersedia di platform resmi. Ini akan mengurangi risiko penipuan.
Agar orang dapat membeli kebutuhan Lebaran dengan aman tanpa khawatir menjadi korban penipuan online, sangat penting untuk lebih waspada saat berbelanja online. (*)
