KETIK, KEDIRI – Memasuki hari ke-9 masa angkutan Lebaran 2026 atau H-2 menjelang Idulfitri, volume penumpang yang tiba di wilayah Daop 7 Madiun menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Berdasarkan data pantauan pada pukul 09.00 WIB, tercatat secara kumulatif sebanyak 107.798 penumpang telah tiba dan 59.076 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun.
Ada lima stasiun dengan jumlah kedatangan paling banyak. Pertama Stasiun Madiun sebanyak 33.980 penumpang, Stasiun Blitar sebanyak 9.370 penumpang, Stasiun Kediri sebanyak 8.804 penumpang, Stasiun Jombang sebanyak 8.723 penumpang dan Stasiun Tulungagung sebanyak 8.307 penumpang
“Tren kedatangan pemudik masih terus mengalir cukup tinggi. Khusus pada hari ini Kamis 19 Maret tercatat sebanyak 12.606 penumpang datang dan 6.463 penumpang berangkat dan masih akan bertambah hingga tengah malam nanti untuk keberangkatan dan kedatangan KA terakhir,” kata Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari.
Merujuk data puncak arus mudik di wilayah Daop 7 Madiun, kata Tohari, terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3). Pada hari tersebut, tercatat sebanyak 15.115 kedatangan penumpang dan keberangkatan 8.190 penumpang.
“Angka keberangkatan pada puncak arus mudik tahun ini mengalami kenaikan sebesar 21 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2025, yang saat itu tercatat sebanyak 6.777 keberangkatan penumpang,” jelas Tohari.
KAI Daop 7 Madiun memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada H2+1 Lebaran atau Senin, 23 Maret 2026. Berdasarkan data sementara, pemesanan tiket untuk tanggal tersebut telah mencapai 11.100 penumpang dan diprediksi akan terus bertambah.
“Kami mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk memperhatikan kembali jadwal keberangkatan yang tertera di tiket dan datang ke stasiun lebih awal guna menghindari risiko tertinggal kereta mengingat kepadatan lalu lintas menuju stasiun,” pungkasnya. (*)
