Pantau 28 Titik di Jawa Timur, Kemenag: Hilal Belum Terlihat, Masyarakat Diminta Tunggu Sidang Isbat

19 Maret 2026 20:16 19 Mar 2026 20:16

Thumbnail Pantau 28 Titik di Jawa Timur, Kemenag: Hilal Belum Terlihat, Masyarakat Diminta Tunggu Sidang Isbat

Kakanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar melihat hilal melalui teropong di Pelabuhan Branta, Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Kamis 19 Maret 2026. (Foto: Humas Kemenag Jatim)

KETIK, SURABAYA – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Jawa Timur baru saja melaksanakan rukyatul hilal untuk menentukan 1 Syawal 1446 Hijriah di 28 lokasi.

Kepala Wilayah Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar yang juga ikut memantau di Pelabuhan Branta, Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura mengatakan hilal belum terlihat.

Hasil ini disampaikan setelah pihak Kemenag Jatim melakukan pengamatan mulai pukul 17.40 WIB hingga 17.49 WIB dengan memanfaatkan teleskop sebagai alat bantu utama.

Kakanwil menerangkan, hasil melihat hilal menggunakan teleskop terlihat ketinggian hilal saat pengamatan berada di kisaran 1,425 derajat, masih di bawah ambang batas minimal 3 derajat.

Sementara elongasi hilal tercatat sekitar 5,30 derajat, belum mencapai ketentuan minimal 6,4 derajat.

“Dengan kondisi tersebut, hilal di Jawa Timur belum berhasil teramati,” dikutip dari keterangan resmi, Kamis, 19 Maret 2026.

Hasil rukyatul hilal dari berbagai titik, kata Bahtiar, akan disampaikan kepada Kementerian Agama RI sebagai bahan pertimbangan dalam sidang Isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah di Jakarta.

“Kami mengajak seluruh umat Islam untuk menantikan hasil sidang isbat yang akan diumumkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan bahwa perbedaan dalam penentuan hari raya merupakan hal yang lumrah dan hendaknya tidak dijadikan sebagai sumber perpecahan.

“Perbedaan adalah keniscayaan. Justru hal tersebut harus menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan memperkuat persatuan,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh umat Islam untuk tetap menjaga keharmonisan serta saling menghormati dalam menyambut Idulfitri.

“Mari kita sambut Idulfitri dengan semangat kebersamaan, saling menghargai, serta menjaga suasana yang rukun dan damai,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kemenag Jatim Rukyatul Hilal hilal Idulfitri 1 Syawal