Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

2 April 2026 14:43 2 Apr 2026 14:43

Thumbnail Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

Jamaluddin Idham, anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan. (Foto: T. Rahmat/Ketik)

KETIK, ACEH JAYA – Harapan baru mulai menyala dari bibir pantai Desa Blang, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh. Di tengah keterbatasan yang selama ini membelit kehidupan nelayan, sebuah langkah besar akhirnya diambil oleh wakil rakyat.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, resmi mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, sebuah program ambisius yang digadang-gadang mampu mengubah wajah pesisir Aceh Jaya secara drastis.

Usulan tersebut bukan hanya wacana. Melalui surat resmi bernomor 001/JI-DPR/EKS/II/2026 yang dilayangkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, khususnya Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Jamaluddin menunjukkan keseriusannya mendorong perubahan nyata.

“Ini bukan hanya pembangunan fisik. Ini adalah upaya membangkitkan ekonomi nelayan dari akar persoalan,” tegas Jamaluddin, Kamis (2/4/2026).

Desa Blang dipilih bukan tanpa alasan. Kawasan ini dinilai memiliki potensi kelautan yang besar, namun selama ini terhambat oleh minimnya infrastruktur dan penataan kawasan yang belum optimal. Di tangan program Kampung Nelayan Merah Putih, wajah desa ini diproyeksikan berubah total—dari kawasan yang tertinggal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pesisir.

Program ini mengusung konsep penataan kawasan nelayan yang modern, bersih, dan terintegrasi. Infrastruktur dasar seperti drainase, jalan lingkungan, hingga sanitasi akan dibenahi. Tak hanya itu, fasilitas penunjang aktivitas nelayan seperti sarana penangkapan ikan dan pengolahan hasil laut juga akan dihadirkan untuk meningkatkan nilai ekonomi.

Lebih dari pembangunan, kawasan ini juga akan dipercantik dengan nuansa merah putih yang kuat, sebuah simbol nasionalisme yang diharapkan sekaligus menjadi magnet baru bagi wisata bahari di Aceh Jaya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh itu menegaskan, modernisasi kampung nelayan merupakan kunci memutus rantai kemiskinan di wilayah pesisir. Ia pun berkomitmen mengawal penuh usulan ini hingga ke tingkat pusat agar segera mendapatkan dukungan anggaran dan direalisasikan.

“Kami tidak ingin ini berhenti di atas kertas. Program ini harus hidup dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya dengan nada tegas.

Di tengah gelombang harapan yang mulai tumbuh, warga Desa Blang menyambut rencana ini dengan antusias. Mereka berharap kampung mereka tak lagi dipandang sebagai wilayah pinggiran, melainkan sebagai kawasan pesisir yang produktif, tertata, dan membanggakan.

Jika terealisasi, Kampung Nelayan Merah Putih bukan hanya menjadi proyek pembangunan, melainkan simbol kebangkitan baru bagi nelayan Aceh Jaya. Sebuah lompatan besar dari keterbatasan menuju kemandirian. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kampung Nelayan Aceh Aceh Jaya jamaluddin idham DPR RI pdi perjuangan